Search

Sekitar 400 Lebih Mahasiswa Baru Siap Ikuti PKKMB Unikarta, Angkat Tema “Merajut Harmoni, Mengakar pada Budaya, Berkarya untuk Nusantara”

(Teks Foto) Sekitar 400 lebih mahasiswa baru tercatat telah mendaftar mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) per 21 Agustus 2026. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah seiring proses daftar ulang mahasiswa baru yang masih berlangsung. (Beritaalternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – Ratusan mahasiswa baru Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dipastikan siap mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang akan digelar mulai 24 hingga 27 Agustus mendatang.

Ketua Panitia PKKMB 2026 Unikarta, Ibnu Huda, mengatakan persiapan kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Panitia hanya tinggal mematangkan sejumlah aspek teknis dan melakukan finalisasi pemateri sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Untuk terkait persiapan PKKMB kurang lebih sudah progres 70 persen. Kita hanya tinggal mempersiapkan teknis-teknis dan memfiksasi pemateri. Jadi mungkin kita butuh rapat terakhir untuk finalisasi sebelum kegiatan dimulai,” jelasnya kepada awak media Berita Alternatif pada Sabtu (22/09/2026)

Berdasarkan data panitia per 21 Agustus 2026, tercatat sebanyak 408 mahasiswa baru yang terkonfirmasi telah mendaftarkan diri untuk mengikuti PKKMB. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah mengingat jumlah mahasiswa yang telah mendaftar di Unikarta sekitar 500 peserta.

“Per 21 Agustus kemarin itu ada tercatat 408 peserta yang sudah mendaftar PKKMB. Kami pastikan di hari ini akan bertambah lagi karena mahasiswa yang sudah daftar ulang kurang lebih ada 500-an orang,” jelas Ibnu.

PKKMB sendiri akan diawali dengan pra-kegiatan pada 24 Agustus, kemudian pembukaan resmi pada 25 Agustus dan berlanjut hingga penutupan pada 27 Agustus 2026.

Hadirkan Bupati hingga Tokoh Muda Nasional

Dalam pelaksanaannya, panitia berencana menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pemateri.

Selain mengundang Bupati Kutai Kartanegara, panitia juga tengah melakukan koordinasi untuk menghadirkan Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Tak hanya itu, sejumlah tokoh muda yang dikenal luas di media sosial juga masuk dalam daftar undangan, termasuk Akbar Haka dan Bunda Rita.

“Kemungkinan besar kami akan mengundang Bapak Bupati. Lalu kami juga sedang berkoordinasi untuk mengundang Ibu Hetifah. Kami juga mengundang tokoh-tokoh muda yang cukup tersohor di media sosial, seperti Bang Akbar HK dan Bunda Rita,” katanya.

Alasan Pemilihan Tema Menurut Ketua Panitia

Tahun ini PKKMB Unikarta mengangkat tema “Merajut Harmoni, Mengakar pada Budaya, Berkarya untuk Nusantara.”

Menurut Ibnu, tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia, mulai dari persoalan ekonomi hingga munculnya berbagai gesekan sosial di tengah masyarakat.

Melalui tema “Merajut Harmoni”, panitia ingin menanamkan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini dengan berbagai tantangan ekonomi dan terjadinya perpecahan di berbagai wilayah. Karena itu kami mengangkat tema merajut harmoni, bagaimana tetap menjaga keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Perkenalkan Hakikat Kehidupan Mahasiswa

Lebih dari sekadar mengenalkan lingkungan kampus, PKKMB 2026 juga dirancang untuk memperkenalkan kehidupan mahasiswa yang sesungguhnya kepada peserta.

Ibnu menilai mahasiswa saat ini menghadapi tantangan berupa menurunnya kepedulian sosial dan rendahnya minat membaca yang sebelumnya menjadi ciri khas dunia kemahasiswaan.

Karena itu, PKKMB diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter agar mahasiswa baru mampu menyeimbangkan antara prestasi akademik dan kepedulian sosial.

“Harapannya bagaimana mahasiswa bisa mengenal kehidupan mahasiswa yang sebenarnya. Peduli dengan sosial, peduli dengan akademis. Jangan hanya kuat di akademik tapi tidak peduli sosial, atau sebaliknya,” tegasnya.

Selain itu, panitia juga akan memasukkan materi mengenai perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau AI

Materi tersebut mengacu pada pedoman PKKMB dari Kementerian Pendidikan yang mendorong mahasiswa memahami perkembangan teknologi yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurut Ibnu, AI tidak dapat dihindari sehingga mahasiswa perlu belajar memanfaatkannya secara bijak tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis.

“Mau tidak mau kita hidup berdampingan dengan AI. Bagaimana mahasiswa bisa memanfaatkan arus perkembangan teknologi itu, tetapi tidak terbawa oleh arus,” pungkasnya. (*)

Penulis & Edittor: Ulwan Murtadho

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA