Search

Hadirkan 35 Perguruan Tinggi se-Indonesia, Kukar Jadi Tuan Rumah Campus Fair 2026

oplus_0

BERITAALTERNATIF.COM – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tuan rumah Campus Fair 2026 yang menghadirkan 35 perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan yang digelar di Simpang Odah Etam, Tenggarong, pada 8–9 Agustus 2026 ini bertujuan memberikan informasi secara langsung kepada pelajar mengenai berbagai pilihan perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Pelaksana Campus Fair 2026, Rafif Fitrayasa Nugraha, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan perguruan tinggi dari sejumlah wilayah, mulai dari Jatim, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jakarta, Sulawesi hingga Kaltim.

Menurut Rafif, kegiatan ini berangkat dari pengalaman mahasiswa asal Kukar yang pernah mengalami keterbatasan dalam memperoleh informasi mengenai perguruan tinggi di luar daerah.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu alasan mahasiswa Kukar yang tersebar di berbagai daerah sepakat membuat kegiatan yang dapat mempertemukan siswa dengan berbagai perguruan tinggi.

“Dulu kami sebagai mahasiswa seringkali mendapatkan keterbatasan berkait dengan mendapatkan informasi tentang perguruan tinggi di Indonesia. Kami sepakat bahwasannya hal seperti ini tidak boleh lagi terulang,” kata Rafif kepada awak media Berita Alternatif pada Minggu (09/08/2026)

Karena itu, Campus Fair 2026 tidak hanya menghadirkan promosi perguruan tinggi. Panitia juga memberikan informasi mengenai beasiswa dan berbagai pilihan pendidikan yang dapat dimanfaatkan pelajar Kukar.

Tak hanya perguruan tinggi, ia menyebut sejumlah informasi yang diberikan sangat luas, hingga jalur masuk ke berbagai institusi termasuk Polri dan TNI yang perwakilannya menempati salah satu booth yang disediakan panitia.

Menurutnya, berbagai informasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa SMA menentukan pilihan setelah menyelesaikan pendidikan menengah.

Ia menilai edukasi mengenai perguruan tinggi perlu diberikan sejak dini agar siswa tidak baru mempersiapkan diri ketika masa pendaftaran hampir berakhir.

“Harapannya nanti siswa-siswa SMA bisa teredukasi terkait dengan hal itu dan bisa memperbesar peluang mereka untuk masuk ke perguruan tinggi maupun hal-hal yang diinginkannya,” ujarnya.

Rafif menekankan pentingnya persiapan dilakukan jauh sebelum masa seleksi perguruan tinggi dimulai.

Menurutnya, Hadirnya kegiatan ini diharapakan dapat mematangkan lagi persiapan calon mahasiswa baru asal Kukar untuk mempersiapkan perkuliahan mereka agar tidak mengalami keterlambatan dalam proses seleksi karena minimnya informasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana caranya agar mereka ini bisa teredukasi sedini mungkin. Sehingga tidak ada lagi istilah mereka baru prepare pada saat hampir satu bulan sebelum penutupan seleksi masuk ke kampus,” jelasnya.

Campus Fair 2026 menghadirkan 35 perguruan tinggi. Jumlah tersebut jauh melampaui target awal panitia yang sebelumnya hanya memperkirakan sekitar 10 kampus akan berpartisipasi.

Rafif mengatakan panitia sempat pesimis karena kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan perdana. Namun, antusiasme perguruan tinggi ternyata lebih besar dari perkiraan.

“Karena kegiatan ini baru, memang kegiatan ini kami estimasikan hanya 10 kampus saja yang hadir. Namun ternyata hari ini 35 kampus sudah hadir,” katanya.

Ia mengajak siswa SMA memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi secara langsung dari sejumlah perwakilan perguruan tinggi yang hadir.

Menurut Rafif, siswa dapat mencari tahu lebih dalam mengenai kampus, jurusan, serta berbagai informasi yang berkaitan dengan proses masuk perguruan tinggi.

Campus Fair 2026 berlangsung selama dua hari. Kegiatan dimulai pada Sabtu sore hingga malam dan dilanjutkan pada Minggu pagi bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Selain menghadirkan stan perguruan tinggi, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai agenda, seperti sosialisasi kampus, sosialisasi beasiswa, tes minat bakat, parade kampus, dan talkshow.

Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi lintas OPD. Rafif menyebut di antaranya Dinas Pariwisata, Dispora sebagai salah satu inisiator, serta bagian Kesra, bagian kerja sama dan pihak lainnya.

Ia mengatakan kegiatan sosialisasi perguruan tinggi selama ini lebih banyak dilakukan di Pulau Jawa dan relatif jarang dilaksanakan di luar Jawa.

“Jadi kegiatan sosialisasi kampus ini biasanya dilaksanakan hanya di Pulau Jawa dan jarang di pulau lainnya. Kita merupakan kegiatan inisiator yang pertama kali di Kalimantan Timur, bahkan di Kalimantan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap Campus Fair dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.

Ia menginginkan kolaborasi tersebut dapat terus berjalan sehingga Campus Fair tidak berhenti pada pelaksanaan 2026.

“Kita tetap mengusahakan kepada mahasiswa untuk bisa bersama-sama dari kepanitiaan, untuk bisa terus menghasilkan kegiatan acara kami,” pungkasnya. (*)

Penulis & Editor: Ulwan Murtadho

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA