BERITAALTERNATIF.COM – Isu kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mulai menarik perhatian publik.
Rencana kolaborasi yang digagas usai kunjungan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke kediaman Gubernur Jabar Dedi Mulyadi itu dinilai sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di lintas daerah.
Meski demikian, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada pembicaraan langsung antara legislatif dan eksekutif mengenai bentuk dan tujuan kerja sama tersebut.
“Kami menghargai inisiatif yang diambil oleh Gubernur kami dalam menjajaki kerja sama ini. Namun hingga saat ini, kami dari pihak Dewan belum melakukan komunikasi langsung dengan Gubernur mengenai kerja sama tersebut,” ungkapnya saat ditemui awak media di Kantor DPRD Kaltim baru-baru ini.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa legislatif ingin memastikan keterlibatannya dalam proses pembentukan kebijakan strategis karena hal ini berdampak luas dan melibatkan dua provinsi.
Menurut Hamas, sapaan akrab ketua DPRD Kaltim, pihaknya merasa perlu mengkaji lebih dalam substansi dari rencana tersebut.
DPRD Kaltim, kata dia, berencana mengadakan rapat koordinasi dengan Gubernur Rudy untuk membahas bentuk dan arah kerja sama tersebut.
“Kami akan menanyakan ini agar semua informasi terkait kerja sama ini dapat didiskusikan dan dipahami dengan baik,” jelasnya.
Ia mengaku akan mengadakan pertemuan itu setelah kegiatan lembaganya yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Setelah kegiatan kami pada hari Kamis, kami akan dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai posisi Dewan atas kerja sama ini,” tegasnya.
Ketua DPRD Kaltim menilai bahwa transparansi dalam komunikasi antarlembaga sangat diperlukan demi menyamakan persepsi serta memastikan arah kebijakan sejalan dengan kepentingan masyarakat.
Meski belum ada kepastian soal langkah lanjutan, Hamas mendukung upaya kedua belah pihak membangun kerja sama yang bisa memberikan keuntungan strategis bagi Kaltim.
Terutama berkaitan dengan penguatan sektor pangan, yang menjadi tantangan nasional dalam menghadapi ancaman krisis pangan.
Dia berharap kerja sama antara Pemprov Jabar dan Pemprov Kaltim dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua daerah serta mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Adv)
Penulis: Ali
Editor: Ufqil Mubin












