Search

Syekh Naim Qassem: Sebuah Rencana yang Sangat Berbahaya Sedang Mengarah ke Lebanon

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon dalam pernyataannya menyinggung adanya rencana-rencana berbahaya yang mengancam Lebanon, dan meminta pemerintah negara itu untuk menghentikan kebijakan memberi konsesi. (Mehr News).

BERITAALTERNATIF – Mengutip Al-Ahed, Syekh Naim Qassem, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, menyampaikan pidato dalam pertemuan besar Fatimiyun. Ia mengatakan bahwa Syekh Nabil Qaouk merupakan salah satu tokoh penting dan menonjol dalam barisan perlawanan.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon kemudian memuji kerja keras para penyelenggara pertemuan Fatimiyun dan menyatakan, kita harus berterima kasih kepada para panitia acara besar Fatimiyun ini, sebuah pertemuan yang mencerminkan lingkungan, jalur perjuangan, serta keyakinan yang kuat yang berkaitan dengan Hizbullah dan perlawanan.

Ia menambahkan bahwa Sayyidah Fatimah (salam Allah atasnya) adalah teladan bagi perempuan dan laki-laki, serta memiliki kedudukan yang sangat tinggi.

Syekh Naim Qassem juga memuji peran perempuan dalam perlawanan dan mengatakan bahwa hari ini kita berkumpul untuk kembali memperbarui janji setia kepada perlawanan, Hizbullah, dan Sayyid Hassan Nasrallah, pemimpin para syuhada umat Islam dan pendiri gerakan ini.

Sekretaris Jenderal Hizbullah menekankan pentingnya peran besar perempuan di semua bidang, khususnya dalam membina keluarga dan mendukung perlawanan.

Ia melanjutkan bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan Lebanon. Perlawanan telah melaksanakan seluruh kewajibannya secara penuh dalam kerangka pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata dan selalu mendukung pemerintah. Namun kini, kata dia, Lebanon berada di hadapan fase baru yang membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Naim Qassem menegaskan bahwa sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 27 November 2024, Lebanon telah memasuki tahap baru.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menegaskan bahwa serangan Israel merupakan ancaman bagi Lebanon dan bagi kami. Daya tangkal terhadap musuh merupakan pengecualian yang langka. Capaian perlawanan diukur melalui proses pembebasan. Ketidakseimbangan dalam mewujudkan perdamaian adalah sesuatu yang wajar. Tidak ada satu pun gerakan perlawanan di dunia yang memiliki senjata lebih kuat daripada senjata musuh. Mencegah agresi bukanlah tugas perlawanan.

Ia menambahkan bahwa misi utama perlawanan adalah pembebasan. Tidak ada perlawanan di dunia yang mampu menciptakan daya tangkal terhadap musuh hanya dalam waktu 17 tahun, dan daya tangkal ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Pemerintah dan tentara seharusnya menciptakan daya tangkal terhadap musuh, sementara perlawanan menjadi pendukung mereka. Perlawanan siap bekerja sama sepenuhnya dengan Angkatan Darat Lebanon. Jika Israel terus melakukan agresi, apakah kita justru harus menuntut pelucutan senjata kekuatan kita sendiri?

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menegaskan, jika tentara tidak mampu memberikan perlindungan, apakah solusinya adalah melucuti senjata perlawanan? Tugas perlawanan adalah memberi dukungan dan membantu pembebasan wilayah. Perlawanan mendukung adanya strategi pertahanan yang memanfaatkan kekuatan Lebanon, namun menolak penyerahan diri dan kompromi dengan Amerika dan Israel. Jika Lebanon menyerah, Lebanon tidak akan tersisa, dan kondisi Suriah menjadi contoh nyata di hadapan kita.

Ia melanjutkan bahwa masalah pemerintah terletak pada sanksi yang dipaksakan dan korupsi yang merajalela. Monopoli senjata dengan cara seperti ini sama artinya dengan menghancurkan kemampuan Lebanon. Rezim Israel terus mengancam, dan satu-satunya jalan menurut pandangan mereka adalah penyerahan diri serta menjadikan Lebanon berada di bawah kendali Israel. Penyerahan diri berarti kehancuran Lebanon. Rencana musuh Israel setelah pembunuhan Nasrallah dan para komandan yang gugur sebagai syahid adalah menghancurkan Hizbullah dan menghapus perlawanan.

Naim Qassem mengatakan bahwa dengan persatuan dan keteguhan, perang tidak akan terjadi. Kehadiran perlawanan berarti kehidupan, bangsa, dan kehormatan. Dalam pertempuran Uli al-Ba’s, kami berhasil menggagalkan tujuan musuh untuk menghancurkan Hizbullah dan melenyapkan perlawanan.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menegaskan bahwa Amerika harus tahu kami akan membela diri. Sekalipun langit runtuh ke bumi, pelucutan senjata tidak akan terjadi demi mewujudkan tujuan Israel. Bahkan jika seluruh dunia berperang melawan Lebanon, pelucutan senjata tidak akan terjadi. Jika perang meletus, tujuan-tujuannya tidak akan tercapai, dan hal itu sepenuhnya jelas bagi kami. Kami tidak akan mengizinkan hal itu terjadi. Kami adalah anak-anak Hussein (as).

Syekh Naim Qassem menekankan bahwa perlawanan telah mencapai empat pencapaian besar: membebaskan wilayah, bertahan menghadapi tantangan, menciptakan daya tangkal terhadap musuh antara tahun 2006 hingga 2023, serta menggagalkan serangan terhadap Lebanon. Ia menambahkan bahwa perlawanan telah menorehkan sebuah kisah heroik dan legendaris.

Ia mengatakan bahwa inilah narasi kami dan inilah posisi kami, dan kami tidak akan mundur darinya. Posisi ini adalah posisi nasional yang paling terhormat dan tidak memerlukan pengesahan dari pihak-pihak yang memiliki rekam jejak gelap dan kriminal.

Naim Qassem menegaskan bahwa Barak berupaya menggabungkan Lebanon dengan Suriah, sehingga kelompok minoritas akan tenggelam di tengah lautan Suriah yang luas atau terpaksa bermigrasi. Dengan keberadaan Israel, umat Muslim dan Kristen tidak akan memiliki tempat di Lebanon. Jika Lebanon menyerah, sejarahnya akan terhapus dan negara ini akan kehilangan masa depannya.

Ia memperingatkan adanya sebuah rencana yang sangat berbahaya dan mengatakan bahwa rencana ini dapat menghilangkan Lebanon itu sendiri. Pemerintah diminta untuk menghentikan kebijakan memberi konsesi. Menurutnya, ada pihak-pihak yang ingin merebut kekuatan Lebanon dan tidak menginginkan Angkatan Darat Lebanon memiliki kekuatan yang sesungguhnya. (*)

Sumber: Mehr News
Penerjemah dan Editor: Ali Hadi Assegaf

 

 

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA