Search

eMKA Hospital Resmi Beroperasi, Jadi Rumah Sakit Swasta Pertama di Kukar

Jajaran direksi, pemegang saham, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, serta para tamu undangan berfoto bersama usai Grand Opening eMKA Hospital di Jalan Aji Masnandai, Tenggarong, Minggu (12/7/2026). (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – eMKA Hospital resmi melakukan acara pembukaan sebagai rumah sakit swasta pertama di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (12/7/2026).

Kehadiran rumah sakit yang berlokasi di Jalan Aji Masnandai, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong itu diharapkan memperkuat layanan kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan medis bagi masyarakat.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, jajaran direksi, pemegang saham, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Anggota DPRD Kukar dari Fraksi PDI Perjuangan Akbar Haka, Direktur eMKA Hospital Supriadi, para pemegang saham, serta istri Bupati Kukar Andi Deska Pradifa Aulia yang turut mengikuti prosesi peresmian.

Selain pembukaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan jalan santai bersama masyarakat dan pembagian doorprize sebagai bentuk syukur atas beroperasinya rumah sakit tersebut.

Rumah sakit yang diinisiasi PT Annafi Mulia Husada itu memiliki kapasitas 128 tempat tidur dengan berbagai layanan kesehatan, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, pelayanan rawat jalan, rawat inap, pelayanan bedah, ruang intensif, radiologi modern, laboratorium, CT Scan, X-Ray, dan fisioterapi.

Rumah sakit ini juga dibekali dengan pelayanan hingga fasilitas rawat inap kelas III, kelas II, VIP dan VVIP.

eMKA Hospital juga telah mengantongi Surat Izin Operasional (SIO) dan dijadwalkan mulai memberikan pelayanan penuh kepada masyarakat pada 14 Juli 2026.

Direktur eMKA Hospital, Supriadi, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang mengutamakan keselamatan pasien melalui layanan yang bermutu, aman, cepat, dan nyaman.

Menurutnya, kehadiran eMKA Hospital tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan baru, tetapi juga diharapkan mampu menjadi rumah sakit pilihan masyarakat Kukar.

Dia menambahkan, tantangan terbesar ke depan adalah menjaga konsistensi mutu pelayanan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan eMKA Hospital.

“Kami mohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Kutai Kartanegara. Harapan kami, eMKA Hospital dapat menjadi rumah sakit pilihan masyarakat dengan pelayanan yang bermutu, aman, cepat, dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kukar Sunggono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham dan manajemen eMKA Hospital yang telah menghadirkan rumah sakit swasta pertama di Kabupaten Kukar.

 

Dia berpendapat, kehadiran eMKA Hospital bukan sekadar peresmian sebuah fasilitas kesehatan, tetapi merupakan investasi strategis di bidang pelayanan publik yang akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ia menegaskan, dalam perspektif pembangunan daerah, sektor kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Sunggono juga menilai penyelenggaraan pelayanan kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

Karena itu, kata dia, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, BPJS, hingga masyarakat dalam memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di Kukar.

“Kami tidak melihat rumah sakit swasta sebagai kompetitor, tetapi sebagai mitra strategis untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” tutup Sunggono. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA