Search

Subandi Dorong Pemkot Perkuat Mitigasi Bencana usai Banjir dan Longsor di Samarinda

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi. (Berita Alternatif via Kontributor Samarinda)

BERITAALTERNATIF.COM – Menyusul musibah banjir dan tanah longsor yang kembali menimpa wilayah Samarinda, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur Subandi menyampaikan seruan tegas kepada Pemerintah Kota Samarinda agar lebih serius dalam membangun sistem mitigasi bencana yang berbasis data akurat.

Dia menyarankan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda segera mengambil langkah nyata, mulai dari pemetaan wilayah rawan hingga penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Jangan sampai musibah yang sudah terjadi ini terulang hanya karena kita tidak punya informasi yang jelas soal titik rawan bencana. Saya harap BPBD punya tim mitigasi khusus yang secara konsisten mengurus hal ini,” sarannya saat ditemui di Kantor DPRD Kaltim, Senin (19/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa data mengenai potensi bencana sangat penting untuk mencegah korban jiwa, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan seperti perbukitan atau tepi lereng.

Baca juga: Pemprov Kaltim Didesak Jalankan Putusan MA terkait SMA Negeri 10 Samarinda

Selain itu, Subandi meminta Pemkot Samarinda melakukan studi kelayakan dalam setiap proyek pembangunan, terutama di lokasi dengan tingkat risiko bencana tinggi.

Dia menekankan kepada Pemkot Samarinda agar memastikan bangunan-bangunan yang dibangun di wilayah rawan bencana sudah melalui kajian yang matang. “Jangan sampai kita abai terhadap aspek keselamatan hanya karena mengejar proyek,” tuturnya.

Ia mendorong BPBD dan Pemkot Samarinda membentuk unit tanggap bencana yang aktif dan mampu memberikan respons cepat.

Tim mitigasi, sambung Subandi, harus bekerja ekstra keras agar bencana tidak terulang kembali di Samarinda.

“Ini bukan hanya soal kesiapsiagaan, tapi soal menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat,” tegasnya. (adv/ai)

Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA