BERITAALTERNATIF.COM – Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyatakan dukungan terhadap kegiatan dakwah dan silaturahmi Ustadz Abdul Somad (UAS) yang akan berlangsung di Kabupaten Kubar.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan Markas Pengurus Daerah LKK Kubar sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan, keamanan, serta keharmonisan sosial di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Sendawar, 15 Juni 2026, Ketua LKK Kubar Arly Susanto menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan dakwah UAS sebagai bagian dari syiar Islam yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan kesejukan bagi masyarakat.
“LKK Kutai Barat mendukung penuh kegiatan dakwah dan silaturahmi Ustadz Abdul Somad di Kabupaten Kutai Barat sebagai bagian dari syiar Islam yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan kesejukan bagi masyarakat,” demikian salah satu poin dalam pernyataan sikap tersebut yang dikutip media ini pada Senin (16/6/2026).
LKK Kubar juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kedatangan UAS dengan sikap santun, tertib, dan penuh rasa hormat, serta tetap menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Kutai.
Selain itu, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, sehingga tercipta suasana yang aman dan damai.
LKK juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan dan kerukunan, baik antarumat beragama maupun antarsuku di Kubar.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” menjadi semangat yang dikedepankan LKK sebagai falsafah bersama dalam menjaga harmoni sosial serta menghormati setiap tamu yang datang ke tanah Kutai.
Menurut LKK, semangat tersebut juga menjadi bagian dari nilai yang terus digaungkan dalam berbagai kegiatan organisasi LKK.
Di akhir pernyataannya, LKK Kubar mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga nama baik Kabupaten Kubar sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan.
“Ini merupakan bentuk komitmen menjaga persatuan, keamanan, dan marwah daerah Kutai Barat,” tutup pernyataan tersebut. (*)
Penulis: Ufqil Mubin












