BERITAALTERNATIF.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal yang dirangkai dengan acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, pada Minggu (26/10/2025).
Acara ini dihadiri oleh Asisten II Setkab Kukar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Camat Anggana, serta ratusan nelayan dari Kecamatan Anggana.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan acara, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan SPBUN, serta pembagian kartu PAS kecil untuk nelayan.
Dalam sambutannya, Camat Anggana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pembangunan SPBN tersebut.
Ia berharap, pembangunan serupa juga dapat dilakukan di desa-desa lain yang menjadi sentra nelayan.
“Saya menyampaikan terima kasih atas pembangunan SPBN ini dan berharap dapat dibangun di desa lainnya yang merupakan sentra nelayan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MGRM Efri Novianto menjelaskan bahwa pembangunan SPBN merupakan bagian dari amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar yang menargetkan pembangunan SPBN di lima kecamatan.
“SPBN ini merupakan amanat RPJMD Kukar yang akan dibangun di lima kecamatan. Ini titik awal kita; ke depan ada empat wilayah lain yang akan dibangun SPBN,” ungkapnya.
Efri menambahkan, proses pembangunan ini melalui tahapan yang panjang, mulai dari pendataan nelayan hingga penerbitan rekomendasi pembangunan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Oleh karena itu, pihaknya berharap muncul sinergi lintas sektor dalam mempercepat proses tersebut.
“MGRM sebagai entitas bisnis tidak bisa bekerja sendiri; harapannya, kami dibantu dalam proses melengkapi administrasi nelayan sampai dengan terbitnya pas kecil,” ujarnya.
Menurut dia, kelengkapan administrasi tersebut menjadi dasar bagi Kementerian KKP dalam merekomendasikan pembangunan SPBN sekaligus meminta kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga.
“Kalau semua menjalankan perannya, target pembangunan lima unit SPBN di sentra nelayan akan mudah terwujud,” tambahnya.
Bupati Kukar melalui Asisten II menyambut baik langkah MGRM dalam membangun SPBN di wilayah nelayan.
Dia menilai bahwa kehadiran MGRM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak hanya berperan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memiliki fungsi sosial bagi masyarakat.
“MGRM sebagai BUMD selain sebagai penghasil PAD juga ada fungsi sosial, di mana melayani masyarakat, di antaranya memenuhi kebutuhan BBM nelayan,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kartu PAS kecil untuk para nelayan dan peninjauan kegiatan sunatan massal yang digelar di Balai Desa Handil Terusan.
Dalam peringatan HUT ke-7 ini, MGRM mengusung tema Terus Berkontribusi untuk Kutai Kartanegara. Melalui tema tersebut, manajemen MGRM ingin menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai bagian dari pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor energi dan kesejahteraan nelayan. (*)
Penulis: Ulwan Murtadha
Editor: Ufqil Mubin












