BERITAALTERNATIF.COM – Penjabat (Pj) Kepala Desa Sungai Payang Ilir, Seniansyah, menyampaikan keluhan terkait dua persoalan yang dihadapi desa yang dipimpinnya kepada DPRD Kukar.
Dia menyebut masalah infrastruktur jalan menjadi masalah krusial yang mesti diselesaikan oleh pemerintah daerah.
“Dalam RDP sebelumnya sudah kami sampaikan. Kita hadir kemarin untuk membicarakan ini,” ucapnya dalam RDP bersama DPRD Kukar baru-baru ini.
Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan kembali masalah infrastruktur jalan, sehingga anggaran pembangunannya bisa dipastikan untuk dianggarkan dalam APBD Kukar pada tahun-tahun mendatang.
Seniansyah menginginkan jalan sepanjang 16 kilometer di Desa Sungai Payang Ilir bisa segera dibangun oleh Pemkab Kukar.
Dia mengharapkan proses penganggaran untuk pembangunan jalan tersebut bisa dilakukan secara bertahap di APBD Kukar tahun 2026 dan 2027. “Sehingga jalan sepanjang 16 kilo itu bisa selesai,” harapnya.
Ia tak mempersoalkan apabila pembangunan jalan tersebut dilakukan selama lima tahun. Yang terpenting, kata Seniansyah, proyek tersebut bisa diselesaikan oleh Pemkab Kukar. “Karena pembangunan itu sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Seniansyah mengakui bahwa jalan yang rusak mengakibatkan para petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka ke pasar.
“Kami harap ada progres setiap tahun. Jadi, setiap tahun itu berapa dapatnya,” ujar dia.
Ia juga menyinggung masalah listrik yang mengakibatkan kerusakan barang-barang elektronik milik warga.
“Banyak elektronik milik warga kami yang terdiri dari enam RT itu rusak. Listrik itu voltagenya turun tengah malam. Jadi, semua elektronik itu rusak,” bebernya.
Seniansyah mengaku telah mengirimkan proposal kepada PT PLN untuk meningkatkan voltage listrik di desa tersebut.
Namun, ungkap dia, masalah tersebut tak kunjung diselesaikan PLN. Dalihnya karena Kwh yang tak tersedia.
“Tapi ternyata di tempat lain, seperti Jembayan Dalam, kok ada Kwh-nya atau pengadaan trafonya itu,” sesalnya. (*)
Penulis: Ahmad Rifai
Editor: Ufqil Mubin












