BERITAALTERNATIF.COM – Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Zulkarnain, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melibatkan PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) dalam pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen wilayah kerja migas laut dalam yang dikelola Grup ENI.
Menurut Zulkarnain, keterlibatan BUMD Kukar merupakan bentuk keadilan bagi daerah yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas industri migas.
Ia menilai Kukar bukan hanya berada di sekitar wilayah operasi, tetapi telah menjadi bagian dari rantai pasok industri migas nasional.
“Kutai Kartanegara merupakan salah satu wilayah penyangga kegiatan hulu migas. Jalur pipa migas melintasi Kukar, terminal pengolahan dan penyaluran berada di Kukar, termasuk berbagai aktivitas penunjang lainnya. Artinya, Kukar bukan sekadar daerah sekitar wilayah operasi, tetapi menjadi bagian dari industri migas,” katanya, Rabu (5/8/2026).
Mahasiswa Fakultas Hukum ini mengatakan regulasi telah memberikan dasar hukum bagi daerah untuk ikut mengelola sumber daya alam melalui BUMD, sebagaimana diatur dalam Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2016 junto Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2025.
Karena itu, menurutnya, implementasi aturan tersebut harus benar-benar diwujudkan.
Zulkarnain menilai PI 10 persen dapat menjadi peluang meningkatkan pendapatan daerah, terutama di tengah efisiensi anggaran dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
“Masa, ketika gasnya berasal dari wilayah yang berkaitan dengan Kukar, pipa dan fasilitasnya berada di Kukar, dampaknya juga dirasakan masyarakat Kukar, tetapi Kukar atau BUMD-nya justru tidak ikut dilibatkan,” ujarnya.
Ia meminta Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kementerian ESDM memastikan kekayaan alam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Menurutnya, jangan sampai daerah hanya menanggung dampak aktivitas industri, sementara manfaat ekonominya dinikmati pihak lain.
Koordinator Wilayah BEM SI Kaltimtara ini juga mengingatkan agar proses pengelolaan PI 10 persen tidak berlarut-larut.
Ia mendorong PT Mahakam Gerbang Raja Migas dapat dilibatkan dalam pengelolaan blok migas yang dikelola Grup ENI.
“Hanya dengan itu kekayaan alam Kutai Kartanegara dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis & Editor : Ulwan Firyal Murtadha












