Search

IRGC Luncurkan Gelombang ke-61 Operasi True Promise 4 untuk Balas Larijani

Iran meluncurkan gelombang baru Operasi True Promise 4 yang menargetkan lebih dari 100 lokasi Israel di Tel Aviv, menyebabkan pemadaman listrik dan korban jiwa di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. (Al Mayadeen)

BERITAALTERNATIF.COM – Iran’s Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan gelombang ke-61 dari Operasi True Promise 4, dengan meluncurkan serangan rudal skala besar yang menargetkan lebih dari 100 lokasi militer dan keamanan di wilayah pendudukan.

Menurut IRGC, gelombang terbaru ini berfokus pada Tel Aviv, yang disebut sebagai pusat utama aktivitas militer dan keamanan Israel. Serangan tersebut dilaporkan menggunakan sistem rudal canggih seperti Khorramshahr-4 (rudal dengan hulu ledak ganda), rudal Qadr, rudal Emad, dan rudal Kheybarshkan.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan dengan slogan “Wahai Abu Abdullah Al-Hussein,” dan sebagai balasan atas pembunuhan Kepala Keamanan Ali Larijani beserta rekan-rekannya dalam agresi AS-Israel terhadap negara tersebut pada malam sebelumnya.

Menurut pernyataan itu, target berhasil dihantam karena apa yang disebut sebagai runtuhnya sistem pertahanan udara berlapis Israel, yang memungkinkan rudal mencapai lokasi-lokasi strategis.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Tel Aviv, gangguan terhadap operasi darurat dan respons, serta perkiraan awal lebih dari 230 orang tewas dan terluka.

Media Israel pada Rabu (18/3/2026) pagi melaporkan bahwa sejumlah pemukim tewas dan lainnya terluka akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv dan wilayah sekitarnya. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur serta kepanikan di kalangan pemukim.

Menurut laporan Israel, dua rudal menghantam Ramat Gan, selatan Tel Aviv, yang mengakibatkan dua pemukim tewas. Rudal klaster Iran dilaporkan menghantam 15 lokasi berbeda di kawasan tersebut, menyebabkan kehancuran dan kepanikan.

Kerusakan signifikan juga dilaporkan terjadi di stasiun kereta Sedor, dan sebuah bangunan di pusat Tel Aviv runtuh akibat dampak rudal. Sejumlah korban luka juga tercatat akibat puing-puing yang berjatuhan.

Gelombang terbaru ini menyusul gelombang ke-60 Operasi True Promise 4, yang diluncurkan untuk membalas gugurnya kepala Organisasi Basij Mostazafan, Jenderal Gholamreza Soleimani, setelah agresi AS-Israel.

IRGC menyatakan bahwa gelombang tersebut dilakukan sebagai operasi hibrida, dengan menargetkan pangkalan AS di seluruh kawasan serta di wilayah Palestina yang diduduki.

Selain pangkalan AS, gelombang tersebut juga menargetkan pusat logistik dan suplai udara Israel di Ashdod serta kompleks persenjataan Rafael menggunakan sistem rudal Emad dan Qadr. (*)

Sumber: Al Mayadeen

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA