BERITAALTERNATIF.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AhlulBait Indonesia (ABI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan Bengkel Graha Teknik Kota Samarinda dalam pemeliharaan aset ambulans yang akan digunakan untuk pelayanan sosial dan kemanusiaan. Kerja sama tersebut ditandai dengan dilaksanakannya perawatan ambulans pada Senin (8/8/2026).
Ketua DPD ABI Kukar, Mas’ud, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal kedua belah pihak dalam memastikan ambulans tetap berada dalam kondisi prima sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk melayani masyarakat.
Menurutnya, pemeliharaan ambulans menjadi bagian dari upaya strategis organisasi dalam menjaga aset hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar tetap berfungsi optimal dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
“Ambulans ini merupakan aset yang harus dirawat dengan baik karena diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan kendaraan ini selalu siap memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Mas’ud menjelaskan, ambulans tersebut akan dioperasikan untuk memberikan layanan gratis kepada masyarakat, terutama bagi pasien yang memerlukan penjemputan maupun pengantaran ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, ambulans juga akan disiagakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, termasuk penanganan bencana alam di wilayah Kalimantan Timur, dengan prioritas pelayanan di Kabupaten Kukar.
DPD ABI Kukar juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jajaran Bengkel Graha Teknik Kota Samarinda yang telah memberikan bantuan pemeliharaan ambulans tanpa dipungut biaya.
“Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pelayanan sosial yang akan kami berikan kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi antara DPD ABI Kukar dan Bengkel Graha Teknik Kota Samarinda dapat terus berlanjut sehingga mendukung keberlangsungan pelayanan kemanusiaan yang lebih luas di Kalimantan Timur.
“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan aset ambulans ini agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan umumnya di Provinsi Kalimantan Timur,” tutupnya. (*)
Penulis & Editor: Ufqil Mubin












