Search

Bupati Kukar Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Minta Langsung Tancap Gas Layani Masyarakat

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memberikan keterangan kepada awak media usai melantik pejabat administrator, pejabat pengawas, camat, dan lurah di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (27/7/2026). (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melantik sejumlah pejabat administrator, pejabat pengawas, camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (27/7/2026).

Dalam pelantikan tersebut, dua sekretaris kecamatan yakni Sekretaris Kecamatan Kenohan dan Sekretaris Kecamatan Muara Badak resmi dilantik menjadi camat definitif, sementara tiga lurah juga turut dilantik.

Aulia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, mempercepat serah terima jabatan, dan langsung bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dia menyebut sekitar 80 persen pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang telah dikenalnya. Menurutnya, hal itu menunjukkan proses penempatan pejabat di lingkungan Pemkab Kukar semakin profesional dan mengedepankan kompetensi.

“Ini menandakan bahwa Kukar semakin profesional dalam memilih pejabat-pejabat untuk menduduki jabatan-jabatan yang ada,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak menuntut loyalitas dalam bentuk kedekatan dengan kepala daerah. Loyalitas, menurutnya, harus dibuktikan melalui hasil kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tunjukkan kinerja Anda yang terbaik. Kami tidak menuntut loyalitas Anda dalam bentuk kedekatan khusus. Loyalitas Anda kepada kami, tunjukkan dengan memberikan kinerja yang terbaik,” ujarnya.

Aulia juga memberi perhatian khusus kepada pejabat pengawas yang dinilainya menjadi ujung tombak organisasi. Mereka diminta mampu memastikan seluruh pelaksana di lapangan menjalankan setiap program dan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

Selain itu, dia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri di tempat tugas masing-masing. Proses serah terima jabatan tidak perlu berlangsung lama agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

“Besok langsung saja dilakukan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya kepada pejabat yang lain, sehingga kita bisa dengan cepat bekerja,”

Pasalnya, kata Aulia, masyarakat saat ini sangat  menantikan hasil dari kerja para pejabat bisa langsung dirasakan.

Dalam arahannya, dia juga mengingatkan bahwa tahun ini menjadi periode yang tidak mudah bagi Pemkab Kukar.

Ia menjelaskan tantangan bukan hanya berasal dari efisiensi anggaran pemerintah pusat, tetapi juga perubahan budaya kerja di tengah menurunnya kemampuan fiskal daerah.

Ia berpendapat, berdasarkan laporan Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD, estimasi kemampuan pembiayaan daerah hingga akhir tahun hanya sekitar Rp 6 triliun.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan APBD yang sebelumnya ditetapkan sekitar Rp 7,2 triliun dan bertambah menjadi sekitar Rp 8 triliun setelah adanya pinjaman daerah sebesar Rp 800 miliar.

Meski kemampuan pembiayaan berkurang sekitar Rp 2 triliun, Aulia meminta seluruh perangkat daerah tetap mampu mempertahankan capaian kinerja dengan bekerja lebih efektif, terarah, dan efisien.

“Kita berharap dengan kerja-kerja yang lebih spesifik, lebih efisien, maka kinerja kita itu tidak berkurang. Sehingga angka-angka kinerja Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara jika kita ukur di akhir tahun nanti tidak banyak berkurang atau bahkan harapan kita semakin meningkat,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar memperkuat koordinasi di internal organisasi perangkat daerah. Setiap persoalan diharapkan diselesaikan melalui komunikasi yang baik tanpa harus berkembang ke luar organisasi.

Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak ditentukan oleh individu, melainkan kemampuan seluruh aparatur membangun kerja sama sebagai satu tim.

“Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara tidak membutuhkan seseorang yang hebat. Yang kita butuhkan adalah super tim yang bisa bekerja dengan baik, yang bisa bekerja bersama-sama,” tegasnya.

Menutup arahannya, dia kembali mengingatkan seluruh pejabat administrator maupun pejabat pengawas agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA