BERITAALTERNATIF.COM – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim), Hetifah Sjaifudian, mendorong pemanfaatan data yang akurat dan terbarukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial.
Hal tersebut disampaikan Hetifah setelah menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Evaluasi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Penguatan Kelembagaan BPS dalam Penyelenggaraan Statistik Nasional di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Senin (14/9/2026).
Dalam keterangannya, Hetifah menjelaskan bahwa tugasnya saat ini di Komisi VIII DPR RI membuat isu pemanfaatan data menjadi perhatian penting. Komisi tersebut memiliki mitra kerja, salah satunya Kementerian Sosial (Kemensos), yang berperan dalam penyelenggaraan berbagai program bantuan sosial.
Menurutnya, data hasil pendataan ekonomi dan data sosial yang akurat dapat menjadi dasar untuk memperbaiki penyaluran bantuan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dia menilai Kemensos merupakan salah satu pengguna data yang sangat penting. Sebab, berbagai program bantuan sosial membutuhkan informasi yang tepat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
“Saya seperti diketahui saat ini bertugas di Komisi VIII yang meliputi tentu saja Kementerian Sosial. Dan Kementerian Sosial ini juga adalah pengguna data yang paling penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan kualitas data diperlukan agar penyaluran bantuan sosial ke depan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran. Data yang digunakan juga harus diperbarui secara berkala sehingga mampu menggambarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya.
“Karena banyak bantuan-bantuan sosial yang sebetulnya bisa harus lebih tepat sasaran ke depannya. Dan itu tentu harus berbasis kepada data yang akurat dan juga terbarukan,” katanya.
Hetifah menegaskan, upaya memperbaiki pemanfaatan data tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Para petugas statistik pendamping, mahasiswa, dan media juga dapat berperan dalam memberikan umpan balik mengenai kondisi masyarakat di lapangan.
“Nanti bagaimana penggunaan data ini dan juga bagaimana peran dari para petugas statistik pendamping maupun juga teman-teman mahasiswa ataupun juga pihak media bisa menjadi pemberi umpan balik,” jelasnya.
Dia berharap keterlibatan berbagai pihak tersebut dapat membantu memastikan program sosial pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. “Supaya nanti berbagai giat sosial itu memang menyentuh masyarakat,” harapnya. (*)
Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Ufqil Mubin











