Search

Bagaimana Kemenangan Ansarullah Mengubah Konstelasi Strategis di Kawasan?

Ansarullah Yaman, melalui kemenangan-kemenangan gemilangnya baru-baru ini, tidak hanya mengubah keseimbangan kekuatan di Yaman, tetapi juga mengubah konstelasi strategis kawasan demi keuntungan Poros Perlawanan. (Mehr News)

BERITAALTERNATIF.COM – Kemajuan dan kemenangan pasukan Ansarullah Yaman dalam beberapa hari terakhir di pesisir barat negara tersebut telah menjadi kejutan besar dan mengguncang bagi semua pihak serta pengamat perkembangan strategis terkini di kawasan Timur Tengah dan Teluk Persia. Perkembangan ini juga memberikan dampak luas dan langsung terhadap seluruh dunia.

Dilansir dari Mehr News pada Senin (14/9/2026), situs berita dan analisis Al-Ahed dalam sebuah artikel mengkaji dimensi strategis kemenangan terbaru kelompok Ansarullah Yaman di medan konflik negara tersebut. Kemenangan-kemenangan ini, dari sisi medan perang, dinilai memiliki sejumlah aspek berikut.

Pertama, dalam waktu sekitar tiga hari, pasukan Ansarullah berhasil menguasai wilayah seluas lebih dari 300 kilometer persegi, mulai dari selatan Hodeidah hingga kota pesisir Mokha, beserta sebuah jalur darat yang menghubungkan wilayah Waziyah dan Jalan Taiz dengan wilayah Hays. Kawasan ini juga mencakup Kamp Khalid, yang sebelumnya menjadi konsentrasi terbesar unit-unit Yaman yang berafiliasi dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Kedua, Angkatan Bersenjata Yaman dan Ansarullah berhasil memaksakan kemajuan tersebut kepada pihak lawan hanya dengan mengerahkan pasukan yang jumlahnya tidak lebih dari 5.000 pejuang. Mereka menghadapi lima divisi dan puluhan brigade yang tergabung dalam pasukan Dir’ al-Watan (Perisai Tanah Air) dan Brigade Raksasa, dengan jumlah sekitar 50.000 pejuang, yang didukung oleh badan-badan intelijen serta kekuatan udara besar Arab Saudi.

Menurut laporan tersebut, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan runtuhnya pemerintahan boneka Yaman yang berada di bawah dukungan pasukan pendudukan Saudi dan UEA. Di antaranya adalah perpecahan yang luas dan kronis di antara pihak-pihak yang saling berseberangan dalam koalisi tersebut, serta kemampuan militer yang mengesankan dan signifikan dari Angkatan Bersenjata Yaman.

Keberhasilan Ansarullah Yaman dalam melaksanakan manuver taktis yang cerdas selama operasi ini terlihat sangat jelas. Mereka menciptakan bentrokan-bentrokan pengalih perhatian di Ma’rib, Al-Jauf, dan perbatasan utara dengan Arab Saudi. Langkah tersebut mengalihkan perhatian pasukan yang didukung Arab Saudi. Pada saat yang sama, mereka dengan cepat memindahkan pertempuran utama ke pesisir barat dan melaksanakan rencana-rencana serangan yang telah disiapkan sebelumnya secara terkoordinasi.

Tindakan ini menyebabkan milisi Dir’ al-Watan dan Al-Amaliqah mengalami kebingungan. Mereka mendapati diri berada di ambang pengepungan dan pada akhirnya terpaksa mundur menuju Kamp Pesisir Dhabab, yang terletak di antara Mokha dan Bab al-Mandab.

Kemenangan besar tersebut memiliki dampak dalam dua tingkatan, yakni tingkat internal dan regional.

Pertama: dampak kemenangan terhadap situasi internal Yaman. Tidak diragukan lagi, perkembangan di medan perang ini, yang disertai penguasaan Angkatan Bersenjata Yaman atas wilayah strategis, akan memengaruhi peta penguasaan dan pengaruh di Yaman.

Wilayah yang berhasil direbut kembali oleh Ansarullah, di satu sisi, memberikan mereka kemampuan untuk mengendalikan pesisir barat menuju Selat Bab al-Mandab. Di sisi lain, wilayah tersebut memungkinkan Yaman memperluas kendali atas Kota Taiz dari arah selatan dan barat daya.

Hal ini akan memperkuat dan mengukuhkan posisi serta kedudukan Angkatan Bersenjata Yaman di dalam negeri, termasuk di wilayah selatan dan barat negara tersebut.

Kedua, dampak terhadap konfrontasi strategis di kawasan. Kemenangan-kemenangan terbaru ini merupakan pukulan mematikan terhadap strategi Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran serta Poros Perlawanan di kawasan.

Dengan kemajuan tersebut, di samping pengaruh dan kendali Iran atas Selat Hormuz, sekutu-sekutu Teheran di Yaman juga akan memiliki kendali penuh atas Selat Bab al-Mandab. Hal ini dapat memberikan dampak strategis yang sangat besar terhadap kemampuan manuver Iran dalam menghadapi kemungkinan perang Amerika-Israel terhadap negara tersebut.

Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan dampak yang tidak dapat disangkal dari kemajuan Ansarullah di pesisir barat Yaman serta ketidakmampuan AS untuk mengakhiri perang terhadap Iran, dapat dikatakan bahwa kartu kekuatan Iran dan sekutu-sekutunya telah berlipat ganda. Kondisi untuk mengakhiri perang juga telah terbentuk sedemikian rupa sehingga sejalan dengan kepentingan Iran dan sekutu-sekutunya.

Penurunan Tajam Ekspor Minyak Arab Saudi

Surat kabar Lebanon Al-Akhbar juga menulis bahwa di tengah kemenangan-kemenangan baru Ansarullah Yaman, ketika Selat Hormuz sebagai gerbang timur ekspor minyak Arab Saudi telah tertutup bagi negara tersebut, gerbang baratnya, yakni Bab al-Mandab, yang sejak beberapa waktu lalu berada di bawah blokade Angkatan Bersenjata Yaman, kini semakin berada di bawah kendali pasukan tersebut. Kondisi ini membuka jalan bagi ekspor minyak Arab Saudi untuk mencapai titik nol.

Berdasarkan data dari lembaga Kpler, rata-rata volume minyak mentah Arab Saudi yang melewati selat tersebut pada awal Juli sempat melampaui 3,5 juta barel per hari akibat peningkatan ekspor melalui Yanbu. Namun, sejak pertengahan Juli, arus tersebut mengalami penurunan tajam hingga pada Agustus mendekati angka nol.

Penurunan produksi dan ekspor ini bukan semata-mata disebabkan oleh blokade Bab al-Mandab. Penurunan tersebut juga berkaitan dengan serangkaian serangan dan titik-titik hambatan yang terjadi secara bersamaan, yang menyasar fasilitas minyak serta jalur transportasi dan ekspornya.

Rangkaian peristiwa tersebut mencakup: penyerangan terhadap kapal-kapal yang melintas di Bab al-Mandab oleh Ansarullah; serangan terhadap kilang minyak Jazan; operasi navigasi di sekitar Yanbu, serta penyerangan terhadap fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq menggunakan pesawat nirawak atau drone. (*)

Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA