Oleh: Dr. Muhsin Labib* Ada perjalanan yang membawa kita ke sebuah negeri. Ada perjalanan lain yang membawa kita kembali kepada diri sendiri. Perjalanan saya ke Iran adalah keduanya. Saya datang bukan sebagai wisatawan, melainkan untuk mengikuti rangkaian penghormatan terakhir: pengantaran jenazah, salat jenazah, hingga upacara pemakaman Imam Ali Khamenei. Itulah tujuan awal perjalanan ini. Namun […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Mengapa di banyak negara yang mengaku demokratis masih muncul mentalitas feodal dalam hubungan antara rakyat dan pemerintah? Problem utamanya bukan sekadar sistem politik, melainkan cara berpikir masyarakat dan pejabat terhadap makna kekuasaan. Banyak orang mengira pemerintah adalah pemimpin dalam pengertian hakiki, sementara rakyat adalah pihak yang harus tunduk. Cara pandang seperti […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Tepat satu jam sebelum Teheran menarik tuas kendali dan menyudahi serangan militernya ke jantung pertahanan Israel, otoritas militer tertinggi Iran mengirimkan sebuah telegram strategis yang dingin dan mutlak ke istana Amman. Pesan itu bukan sekadar pemberitahuan prosedural, melainkan sebuah proklamasi geopolitik bahwa Yordania telah secara sadar melintasi garis demarkasi musuh. Teheran […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Agresi Amerika dan Israel terhadap Iran ternyata melahirkan akibat yang jauh melampaui medan perang dan perhitungan geopolitik. Dunia menyaksikan sesuatu yang selama puluhan tahun berusaha dicegah oleh propaganda global: Iran tidak runtuh, tidak mundur, dan tidak kehilangan kendali. Iran justru tampil sebagai pihak yang menentukan arah keadaan, sementara Amerika dan Israel […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Ada hukuman yang tidak pernah tertulis dalam kitab hukum mana pun, tetapi berlaku dengan konsistensi yang mengerikan di dalam banyak sistem kekuasaan: hukuman atas kebaikan yang berlebihan. Atas kejujuran yang tidak tahu kapan harus berhenti. Atas ketulusan yang tidak memiliki agenda cadangan. Atas kecerdasan yang tidak mau berpura-pura terbatas demi kenyamanan […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Kasus yang sedang menghebohkan menghadirkan ironi yang telanjang. Seorang ulama, kiai, pengasuh pesantren hifdzul Qur’an yang dikenal harum namanya—tempat masyarakat mempercayakan pendidikan anak-anak, termasuk anak yatim—justru menjadikan posisi itu sebagai alat kejahatan. Ia mengaku sebagai wali, lalu dari klaim tersebut membangun otoritas palsu untuk menggagahi, memperkosa, dan menjadikan lebih dari lima […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Mengapa seorang presiden superpower seperti Donald Trump merasa begitu terancam hingga harus melancarkan penghinaan kasar, berulang, dan rendah terhadap seorang Paus? Sikap arogan dan tidak dewasa ini semakin terang-terangan setelah Trump melancarkan serangan verbal yang vulgar dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Paus Leo XIV, pemimpin tertinggi Gereja Katolik yang dihormati […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Dua kali dikhianati sudah cukup sebagai catatan sejarah yang tidak terbantahkan. Iran telah dua kali meletakkan kepercayaannya di atas meja perundingan—dan dua kali mendapati meja itu dibalik. Pertama, ketika kesepakatan nuklir 2015 dirobek sepihak oleh Washington pada 2018, bukan karena Iran melanggar, melainkan karena pemerintahan baru Amerika membutuhkan musuh. Kedua, ketika […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Apa yang sesungguhnya terjadi ketika kekuasaan mengancam dengan penuh keyakinan, lalu menarik kembali ancaman itu tanpa penjelasan yang sepadan? Situasi ini tidak sekadar menunjukkan perubahan sikap, melainkan memperlihatkan bagaimana kebenaran diperlakukan sebagai alat yang bisa dipakai dan ditanggalkan. Donald Trump mengucapkan dua posisi yang saling meniadakan: kesiapan mengirim pasukan darat ke […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Iran sering ditempatkan dalam satu kotak sempit: negara yang identik dengan retorika keras tentang Palestina, dilekatkan pada identitas Syiah, lalu disimpulkan bergerak karena fanatisme mazhab. Cara membaca seperti ini terasa sederhana, tetapi justru menutupi hal yang paling menentukan: Iran tidak berhenti pada ucapan. Ia berulang kali menerjemahkan posisinya ke dalam tindakan […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Apakah Amerika sekutu Israel? Tentu tidak. Israel dan Amerika bukan sekutu dalam pengertian yang lazim dipahami. Relasi ini tidak berdiri di atas kesetaraan dua entitas yang saling membutuhkan dalam batas kepentingan strategis. Relasi ini melampaui itu. Amerika bukan sekadar sekutu bagi Israel. Amerika adalah ibu, pelindung. Bukan hanya ibu yang melindungi […]
Oleh: Dr. Muhsin Labib* Apakah sebuah negara dapat mengubah arah sejarah dunia bukan karena kekuatan kasat mata, melainkan karena kedalaman jiwanya yang tak terkalahkan? Pertanyaan ini menggema berbeda ketika kita membaca analisis Jiang Xueqin melalui lensa keunikan Iran: sebuah bangsa yang bukan sekadar entitas politik modern, melainkan jelmaan peradaban purba yang terus bermetamorfosa—dari kejayaan Imperium […]