Search

Serangan Berat Israel dan Pemukim terhadap Tepi Barat

Sumber-sumber Palestina melaporkan adanya serbuan besar-besaran pasukan Zionis ke berbagai wilayah di Tepi Barat, yang disertai dengan penangkapan sejumlah warga Palestina. (Fars News).

BERITAALTERNATIF – Pasukan pendudukan rezim Zionis Israel, dalam kelanjutan agresi mereka di berbagai wilayah Tepi Barat, pada Jumat pagi hari ini menyerbu sejumlah kawasan di Tepi Barat dan menculik beberapa warga Palestina.

Sumber-sumber berita melaporkan bahwa pasukan pendudukan rezim Zionis menyerbu Desa Tal di barat daya Nablus. Laporan menyebutkan bahwa para penjajah menangkap seorang pemuda Palestina dalam operasi tersebut.

Pasukan pendudukan juga menyerang Kamp Pengungsi Al-Balatah di sebelah timur Nablus, di mana mereka menyerbu sebuah masjid serta rumah-rumah warga Palestina. Dalam rangkaian serangan hari ini, pasukan pendudukan juga melakukan penggerebekan ke wilayah Jabal Abu Zhahir di Kota Jenin, yang terletak di bagian utara Tepi Barat.

Pada Jumat pagi, pasukan pendudukan menyerbu Kota Idhna di sebelah barat Al-Khalil. Dalam serangan ini, mereka menggunakan gas air mata, peluru tajam, dan suar penerangan. Pasukan pendudukan juga menyerbu Kota Dura serta Kota Sa‘ir di timur laut Al-Khalil.

Dalam serangan ke wilayah Tubas di utara Tepi Barat, pasukan pendudukan Zionis menyerang Kamp Pengungsi Al-Far‘a serta kota-kota Aqaba dan Beita. Serangan-serangan ini juga dibarengi dengan aksi penyerbuan para pemukim Zionis ke wilayah Qamas di Beita.

Baca juga
Kerusakan Tanpa Henti di Tepi Barat; 4.500 Operasi Penghancuran Sepanjang 2025

Kantor Berita Palestina Shehab melaporkan bahwa pasukan pendudukan rezim Zionis juga menyerbu Desa Deir Jarir di sebelah timur Ramallah. Laporan menyebutkan bahwa dalam serangan pasukan pendudukan ke Kota Jenin, seorang pemuda Palestina kembali ditangkap.

Serangan Pemukim terhadap Bayi Palestina

Kantor Berita Palestina Wafa melaporkan bahwa seorang bayi perempuan Palestina berusia delapan bulan terluka akibat serangan pemukim Zionis ke Kota Sa‘ir di timur laut Al-Khalil. Serangan ini terjadi pada dini hari Kamis, dan informasinya baru dipublikasikan sekarang.

Dalam serangan tersebut, kepala dan wajah bayi itu mengalami luka. Selain itu, rumah-rumah warga serta harta benda milik penduduk setempat juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Palestina, Rezim Zionis(Israel)

Pemukim Zionis Menyerbu Ramallah dan Merusak Harta Benda Warga Palestina

Kantor Berita Palestina Shehab melaporkan bahwa para pemukim Zionis menyerbu Desa Deir Dibwan di sebelah utara Ramallah, yang terletak di wilayah Tepi Barat. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa para pemukim, setelah memasuki desa itu, melakukan pemukulan terhadap warga Palestina serta merusak harta benda mereka.

Berdasarkan laporan yang sama, para pemukim Zionis tidak hanya merusak properti milik warga Palestina, tetapi juga mencuri 150 ekor domba.

8.000 Pohon Ditebang dalam Satu Pekan

Kementerian Pertanian Palestina mengumumkan bahwa tentara pendudukan dan para pemukim Israel hanya dalam kurun waktu satu minggu telah mencabut dan menghancurkan lebih dari 8.000 batang pohon di berbagai wilayah Tepi Barat, yang sebagian besar merupakan pohon zaitun. Tindakan ini dilakukan dalam kerangka peningkatan serangan terorganisasi terhadap sektor pertanian Palestina, dengan total kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar 7 juta dolar AS.

Menurut laporan situs Arab48, berdasarkan pernyataan Kementerian Pertanian Palestina, wilayah-wilayah Palestina dalam beberapa hari terakhir menyaksikan eskalasi yang berbahaya dan cepat dari serangan tentara pendudukan dan pemukim. Serangan-serangan ini secara langsung menargetkan sektor pertanian dan sumber-sumber ketahanan pangan warga Palestina.

Kementerian tersebut menegaskan bahwa serangan-serangan yang tercatat pada pekan ketiga bulan Desember ini dilakukan dalam kerangka kebijakan yang terorganisasi dan terarah. Kebijakan ini bertujuan untuk menguasai lahan, menghancurkan sumber-sumber penghidupan, serta mengosongkan tanah dari penduduk aslinya.

Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan signifikan dalam serangan tentara pendudukan dan pemukim. Serangan-serangan ini sering kali dilakukan bersamaan dengan musim tanam dan panen, dengan tujuan menekan para petani Palestina dan memaksa mereka meninggalkan tanah mereka, sebagai bagian dari upaya perluasan permukiman.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi Palestina untuk Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman, hanya pada bulan November lalu tercatat 621 serangan oleh para pemukim di Tepi Barat yang menargetkan warga Palestina dan harta benda mereka.

Selain itu, sejak dimulainya perang terhadap Jalur Gaza, tentara pendudukan dan pemukim di Tepi Barat serta Al-Quds telah menyebabkan gugurnya lebih dari 1.103 warga Palestina, melukai sekitar 11.000 orang, dan menangkap lebih dari 21.000 orang. (*)

Sumber: Fars News
Penerjemah dan Editor: Ali Hadi Assegaf

 

 

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA