Search

PT MGRM Terima Penghargaan BUMD Terinovatif

Direktur PT MGRM Efri Novianto saat menerima penghargaan BUMD Terinovatif yang diberikan oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Berita Alternatif via Efri Novianto)

BERITAALTERNATIF.COM – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) menerima penghargaan sebagai BUMD Terinovatif dalam ajang Pekan Inovasi Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

Direktur PT MGRM Efri Novianto mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak akhir tahun lalu. Namun pengumumannya baru disampaikan di Kantor MGRM Kukar pada Selasa (23/9/2025).

Efri menyebutkan bahwa dalam ajang itu setiap perangkat daerah hingga BUMD diminta membuat proposal inovasi yang telah dijalankannya.

“Inovasi ini persoalannya kan apa hal yang baru, yang kemudian dari hal yang baru ini memberikan kemudahan dalam konteks layanan. Kemudian kalau dalam konteks di dunia bisnis, kami memberikan sumbangsih pendapatan kepada khususnya pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menyebut salah satu inovasi MGRM adalah memanfaatkan aset yang selama ini menganggur seperti ruangan kantor. Ruangan yang sebelumnya hanya tertutup untuk internal kini didesain ulang menjadi lebih terbuka.

Beberapa ruangan disewakan sebagai kantor, ruang rapat, dan kegiatan seminar. Bahkan ada kafe dan minimarket kecil untuk karyawan.

Saat ini, sambung Efri, dua ruang kantor masih terisi, sementara dua lainnya kosong. Untuk kegiatan seperti seminar dan pertemuan, ruang rapat cukup sering dimanfaatkan. Bahkan para wartawan juga pernah menyelenggarakan acara ruangan tersebut.

Menurut dia, hanya MGRM yang membuat desain kantor yang terbuka untuk berbagai kegiatan serta ruangan yang dapat digunakan untuk pertemuan berbasis virtual.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini juga sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kerja-kerja MGRM yang tidak semata mengandalkan pendapatan dari Participating Interest (PI).

Efri menilai banyak asumsi dari sebagai pihak yamg mengatakan bahwa MGRM hanya menunggu dana PI untuk menjalankan aktivitas bisnisnya.

“Enggak. Kita kreatif memanfaatkan aset yang ada supaya bisa menghasilkan cuan. Misalnya mobil operasional kita sewakan, bahkan gedung Danau Murung juga kita sewakan,” ucapnya.

Selain itu, MGRM tengah menyiapkan inovasi layanan penjualan elpiji melalui aplikasi. Layanan ini ditujukan agar masyarakat, khususnya pengguna tabung 3 kilogram, lebih mudah mengakses tanpa prosedur berbelit.

“Teman-teman itu datang, masyarakat itu datang, terutama yang 3 kg, itu tinggal bayar saja; tidak lagi menyerahkan fotokopi KTP,” ungkapnya.

Kata dia, MGRM juga sudah menjadi vendor Pertamina. Tahun ini pihaknya akan menggarap dua proyek di Balikpapan. Dua proyek ini berkisar Rp 27 miliar hingga Rp 28 miliar.

“Kegiatan-kegiatan Pertamina ini kan modal harus besar. Kita perlu dukungan itu. Kita coba mencari ruang-ruang baru untuk aspek permodalan. Cuma kan tetap harus melalui proses restu dari para pemegang saham,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifa’i
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA