BERITAALTERNATIF.COM – Mossad disebut mendanai kelompok teroris Mojahedin-e-Khalq Organization (MKO) melalui pusat FARA di Tirana dan menyalurkan dana langsung ke kamp Ashraf-3.
Dalam sebuah sidang pengadilan terbaru yang menyelidiki kejahatan kelompok teroris MKO, seorang pakar keamanan regional bernama Simiyari memaparkan bukti yang mengungkap peran rezim Israel dalam pendanaan kelompok tersebut.
Laporan menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, MKO memperoleh sebagian besar sumber keuangannya dari dinas intelijen asing, khususnya Mossad Israel.
Menurut dia, pihak Zionis berulang kali menghadapi hambatan dalam menyalurkan dana ke MKO karena terbentur aturan ketat di Eropa.
Untuk mengatasi halangan tersebut, dan dengan arahan langsung dari Mossad, MKO mendirikan sebuah pusat bernama FARA di Tirana, ibu kota Albania. Pusat itu dipimpin oleh seseorang bernama Omid Khadir.
Simiyari menjelaskan bahwa dalam salah satu upaya transfer dana, polisi Albania sempat menangkap dua warga Yahudi-Albania di bandara yang kedapatan membawa uang tunai sebesar satu juta dolar.
Insiden ini bahkan sempat diberitakan oleh media. Setelah kegagalan tersebut, Mossad menyimpulkan bahwa mereka harus memiliki kehadiran langsung dan berkelanjutan di sisi MKO.
Dalam konteks ini, menteri pertahanan Albania saat itu, atas undangan Avigdor Lieberman—menteri urusan militer Israel—melakukan perjalanan resmi ke Tel Aviv.
Selama kunjungan tersebut, dia meninjau beberapa pangkalan militer Israel, termasuk Nevatim dan Tel Nof.
Dalam pertemuan itu, Mossad meminta sang menteri pertahanan Albania untuk membuka sebuah kantor di Tirana dengan nama Pusat Kontraterorisme.
Namun Simiyari menekankan, kantor itu sejatinya hanyalah kedok belaka. Secara formal dipresentasikan sebagai lembaga kontra-terorisme, tetapi kenyataannya berfungsi sebagai sarana dukungan langsung Mossad terhadap aksi teror.
Setelah kantor ini berdiri, proses transfer dana ke MKO tidak lagi dilakukan melalui perantara atau penyelundupan uang tunai.
Sebaliknya, perwakilan resmi rezim Israel secara langsung menyalurkan dana tersebut ke kamp Ashraf-3, markas besar MKO di Albania.
Dengan cara ini, Mossad berhasil memastikan dukungan finansial berkesinambungan bagi MKO, sekaligus memperlihatkan bagaimana jaringan intelijen internasional digunakan untuk menopang sebuah organisasi yang telah lama dikenal terlibat dalam aksi-aksi teror di kawasan. (*)
Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












