Search

Militer Iran Siaga Penuh

Militer Iran dalam kondisi siaga penuh. (Fars News)

BERITAALTERNATIF.COM – Komando militer tertinggi Iran menegaskan kesiapan tempur penuh Angkatan Bersenjata negara itu untuk menghadapi setiap kemungkinan serangan dari Amerika Serikat (AS) maupun Israel.

Seorang komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata berada dalam kondisi siaga penuh, memantau secara ketat setiap gerakan musuh.

“Jika mereka salah perhitungan dan kembali mencoba menginjak tanah suci negara kami, mereka akan menghadapi balasan yang jauh lebih menghancurkan,” katanya Rabu (20/8/2025).

Rezim Israel memulai perang terhadap Iran pada 13 Juni dengan dukungan Amerika, melakukan pembunuhan terhadap sejumlah komandan militer berpangkat tinggi, para ilmuwan, serta menewaskan ratusan warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak.

Pada hari yang sama, Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan operasi balasan militer besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap wilayah pendudukan. Lebih dari 1.000 orang gugur syahid dan lebih dari 5.600 lainnya terluka akibat serangan Israel.

AS kemudian bergabung dalam agresi tersebut pada 22 Juni dengan membombardir tiga fasilitas nuklir Iran. Namun, berlawanan dengan klaim Presiden Donald Trump, laporan awal yang bocor dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA) Pentagon menyebutkan bahwa serangan itu tidak berhasil menghancurkan komponen inti program nuklir Iran, dan kemungkinan hanya menunda kemajuannya beberapa bulan.

Sehari setelahnya, Iran melancarkan rentetan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar—markas militer terbesar AS di Asia Barat—sebagai balasan atas serangan tersebut.

Saat Teheran menggempur Israel beserta infrastruktur militer dan industrinya, rezim Tel Aviv terpaksa secara sepihak menghentikan serangannya terhadap Iran pada 24 Juni. Setelah keputusan sepihak itu, Iran pun menghentikan operasi balasannya setelah melancarkan 22 gelombang serangan sukses terhadap wilayah pendudukan Israel.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran memperingatkan AS dan rezim Zionis bahwa jika agresi semacam itu terulang kembali, balasan Iran akan jauh lebih keras dibanding operasi balasan yang sudah mereka lakukan terhadap Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar maupun wilayah pendudukan Israel. (*)

Sumber: Fars News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA