Search

Mahasiswa HMI Kukar Gelar Aksi Kemanusiaan, Kutuk Serangan Militer Amerika dan Israel terhadap Iran

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kutai Kartanegara saat menyuarakan aksi kemanusiaan mengecam konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadha)

BERITAALTERNATIF.COM — Massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar aksi kemanusiaan untuk mengecam eskalasi konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat-Israel dan Iran di Taman Kota Raja, Tenggarong pada Senin (9/3/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan sekaligus mengingatkan berbagai pihak terhadap dampak konflik yang dinilai semakin memperparah krisis kemanusiaan.

Koordinator aksi, Imam Saputra, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi tersebut bukan semata-mata persoalan agama, melainkan bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijaga bersama.

Imam menyebut mahasiswa turun ke jalan untuk mengingatkan masyarakat dan pemerintah agar tidak menutup mata terhadap penderitaan korban konflik di berbagai belahan dunia.

“Ini bukan hanya soal bagaimana kita sebagai umat Islam, tetapi bagaimana kita membela kemanusiaan. Nyawa manusia hari ini seolah tidak lagi memiliki harga ketika perang terjadi dan rudal saling diluncurkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kukar, Zulhansyah, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi resmi PB HMI kepada seluruh kader di berbagai daerah untuk menyuarakan sikap terhadap eskalasi konflik internasional.

Melalui surat instruksi tersebut, dia mengatakan PB HMI mengecam keras serangan militer yang dinilai memperburuk situasi kemanusiaan dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Dia mendesak agar segala bentuk tindakan militer segera dihentikan serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan perundingan damai.

Selain itu, organisasi mahasiswa tersebut meminta komunitas internasional, termasuk PBB untuk mengambil langkah konkret dalam menghentikan kekerasan serta memastikan perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik.

PB HMI juga menekankan pentingnya sikap tegas pemerintah Indonesia dalam mengutuk segala bentuk kejahatan perang dan pelanggaran hukum internasional.

Melalui aksi tersebut, Zulhan berharap pemerintah Indonesia tetap konsisten menjalankan amanat konstitusi dalam menjaga perdamaian dunia serta aktif mendorong upaya penyelesaian konflik secara damai.

Aksi ini juga menjadi bagian dari konsolidasi kader HMI di seluruh Indonesia untuk menyuarakan solidaritas kemanusiaan dan mendukung terciptanya perdamaian dunia.

“Kami mendorong pemerintah untuk menjadi penengah di atas konflik-konflik dunia. Kami sama sama menyampaikan dan mendesak sebuah perdamaian (dunia),” pungkas Zulhan. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA