Search

Komisi Parlemen Ajukan Rencana untuk Perkuat Kekuatan Pertahanan Iran

Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran telah mengesahkan sebuah usulan untuk meningkatkan anggaran militer dan memperkuat kemampuan pertahanan negara dalam menghadapi kemungkinan konfrontasi dengan rezim Zionis. (Tasnim News)

BERITAALTERNATIF.COM – Dalam wawancara dengan Tasnim pada hari Minggu (7/9/2025), Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Rezaei menjelaskan bahwa rancangan usulan ini disusun ketika berlangsung perang agresi 12 hari oleh Israel terhadap Iran pada bulan Juni lalu. Setelah itu, rancangan tersebut dibahas lebih lanjut oleh komisi dengan melibatkan berbagai lembaga negara.

Rezaei menegaskan bahwa tujuan utama dari rencana ini adalah memperkuat kemampuan Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi kejahatan dan tindakan agresi rezim Zionis.

Berdasarkan rencana ini, Organisasi Perencanaan dan Anggaran serta Kementerian Perminyakan diwajibkan untuk sepenuhnya mengalokasikan anggaran pertahanan tahun 2025, termasuk juga sisa anggaran pertahanan tahun 2024 yang belum dicairkan.

Selain itu, Organisasi Perencanaan dan Anggaran berkewajiban menanggung alokasi tahunan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi untuk kebutuhan pertahanan, baik melalui efisiensi dalam anggaran umum maupun dari hasil penjualan minyak.

Dia menambahkan, Bank Sentral Iran juga harus menyediakan hingga €2 miliar dari sumber daya devisa yang diblokir atau dari sumber mata uang asing lainnya sebagai pinjaman tanpa bunga kepada Staf Umum Angkatan Bersenjata untuk proyek-proyek pertahanan mendesak.

Organisasi Perencanaan dan Anggaran, bekerja sama dengan Bank Sentral dan Kementerian Ekonomi, akan menyediakan €2 miliar tambahan untuk Kementerian Pertahanan guna membeli peralatan pertahanan besar dari luar negeri dengan koordinasi Staf Umum.

Sebagai dukungan tambahan, Organisasi Perencanaan dan Anggaran bersama Kementerian Perminyakan juga diberi wewenang untuk mengalokasikan minyak senilai 1,5 miliar dolar AS kepada Angkatan Bersenjata.

Rancangan ini juga mengatur agar 30 persen dari pendapatan yang diperoleh melalui penggunaan koridor udara Iran dan biaya transit udara disalurkan untuk memperkuat sistem pertahanan udara militer.

Dengan adanya rencana ini, ia berharap kekhawatiran terkait penguatan kemampuan pertahanan negara dapat terjawab.

“Kami juga menantikan terjadinya perubahan mendasar pada perlengkapan, kemampuan, bahkan kesejahteraan hidup Angkatan Bersenjata,” ujarnya.

Dia menambahkan, usulan ini akan dibawa ke sidang terbuka Parlemen dalam waktu dekat untuk dibahas lebih lanjut. (*)

Sumber: Tasnim News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA