BERITAALTERNATIF.COM — Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar diskusi bertajuk Kohati Talks yang dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Kohati Lumina Spesial Ramadan yang diinisiasi oleh kader perempuan HMI Cabang Kukar.
Ketua panitia kegiatan sekaligus Sekretaris Kohati Kukar, Rika Saputri, mengatakan bahwa Kohati Talks akan mengangkat tema Kepemimpinan Perempuan dalam Islam: Dialektika Kesetaraan dan Keadilan Gender.
Tema tersebut dipilih untuk membuka ruang diskusi mengenai peran perempuan dalam kepemimpinan dari berbagai sudut pandang.
Menurut Rika, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas intelektual kader Kohati Kukar sekaligus menghadirkan forum dialog yang konstruktif terkait isu-isu perempuan di ruang publik.
“Tema besarnya adalah bagaimana perempuan bisa menjadi cahaya perubahan, menguatkan intelektualitas, sekaligus menggerakkan kepedulian,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Dia menjelaskan, diskusi tersebut akan menghadirkan dua narasumber dengan perspektif yang berbeda.
Narasumber pertama merupakan Koordinator Presidium Kohati Kukar, Maskupah, yang akan membahas pengalaman serta peran perempuan dalam kepemimpinan.
Sementara narasumber kedua, La Ode Ali Imran, akan memberikan pandangan dari perspektif laki-laki terkait dinamika kepemimpinan perempuan serta aspek keadilan gender dalam masyarakat.
“Dengan menghadirkan dua perspektif ini, kami berharap diskusinya bisa lebih berimbang, sehingga peserta bisa melihat isu kepemimpinan perempuan dari sudut pandang yang lebih luas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh kader Kohati Kukar, tetapi juga akan mengundang berbagai organisasi mahasiswa dan pelajar di Kukar.
Beberapa organisasi yang diundang antara lain organisasi mahasiswa eksternal dan organisasi mahasiswa internal kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa di lingkungan Unikarta, serta sejumlah perwakilan OSIS di tingkat SMA.
Menurutnya, keterlibatan berbagai organisasi tersebut diharapkan dapat memperluas ruang dialog serta memperkuat jaringan silaturahmi antarorganisasi kepemudaan di Kukar.
Selain menjadi ruang diskusi, kegiatan tersebut juga akan dirangkai dengan agenda buka puasa bersama yang diharapkan dapat mempererat hubungan antarorganisasi mahasiswa maupun pelajar yang hadir.
Rika juga berharap forum seperti Kohati Talks dapat menjadi wadah bagi kader perempuan untuk terus mengembangkan kapasitas intelektual sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berperan di ruang publik.
“Kegiatan ini terbuka untuk laki-laki maupun perempuan. Walaupun yang mengadakan Kohati, tetapi diskusi ini kami harapkan bisa menjadi ruang bersama untuk berdialog dan saling bertukar gagasan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












