Kalimantan Timur, ID
23°C
Visibility: 10 km

Bunga Terung Kaltim Ingatkan Ancaman Perubahan Iklim

KALTIM

Samarinda, beritaalternatif.com – XR Bunga Terung Kaltim Maulana Yudhistira mengatakan, krisis iklim semakin nyata di Kaltim. Hal ini pun terjadi karena ulah manusia.

Jika dilihat data Rencana Tata Ruang Wilayah yang dirilis Pemerintah Provinsi Kaltim, kata dia, baru sekitar 17,3 persen dari total 12,7 hektare lahan darat Kaltim yang masuk dalam kawasan lindung Pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).

Sementara 87,7 persen lahan sisanya diberikan kepada perusahaan untuk dikeruk isinya. Adapun jika berkaca dari datanya: luasan konsesi industri tambang batu bara mencapai 5,3 juta hektare dan luas konsesi industri minyak dan gas (migas) mencapai 13,9 juta hektare.

Selain itu, luas perkebunan Kaltim mencapai 3,3 juta hektare; luas Hak Pengusahaan Hutan mencapai 4,3 juta hektare, dan luas Hutan Tanaman Industri mencapai 4,5 juta hektare.

“Jika dikalkulasikan mencapai 31,8 juta hektare. Padahal total luas wilayah Kaltim, jika diukur dari darat hingga 12 mil laut, hanya mencapai 16 juta hektare saja. Loh, bagaimana bisa?” ujarnya, Selasa (17/8/2021).

Menurut dia, hal ini terjadi karena pemberian izin yang tumpang tindih serta tidak mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan dan ruang hidup untuk masyarakat, serta lingkungan hidup. Alih-alih mempersiapkan diri serta menjaga komitmen Paris Climate Accords untuk mengurangi peningkatan suhu bumi agar tidak meningkat 1,5 derajat Celcius.

Ia menyebutkan, merebaknya pemberian izin kepada industri ekstraktif Kaltim justru mempercepat kenaikan suhu bumi itu sendiri. Perjanjian Paris seolah janji manis kepada pihak internasional dari pemerintah Indonesia dan Provinsi Kaltim.

“Setiap kali suhu bumi semakin meningkat, setiap itu juga kita diri kepada kiamat. Tidak lain dan tidak bukan, kita adalah pelaku kiamat itu sendiri,” tegasnya.

Maulana mengatakan, pada tahun ke-76 kemerdekaan ini, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan pihak-pihak lain untuk sadar bahwa krisis ekologis itu sangat nyata.

“Kita tidak merdeka seutuhnya saat ancaman kiamat iklim semakin nyata di Kaltim,” ucapnya. (ln)

NasDem Kukar Targetkan Tahun Ini Bisa Rekrut 13 Ribu Anggota Oktober 8, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD NasDem) Kutai Kartanegara (Kukar) Marwan mengaku akan terus...

HIPMI PT Kukar Sampaikan Aspirasi Pelaku Usaha terkait Dampak PPKM September 8, 2021

Kukar, beritaalternatif.com - Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Kutai Kartanegara (Kukar) menyambangi Kantor...

Potong Rantai Distribusi dalam Penjualan, E-Commerce Tani Klik Andalan Petani Kukar Juni 10, 2021

Kukar, Beritaalternatif.com - Mungkin konsumen sering dibuat kesal karena harga bahan pangan sebagai salah satu kebutuhan pokok mendadak naik....

Tentang Kebijakan AS soal Semenanjung Korea, Korut dan China Perkuat Kerja Sama Juli 13, 2021

Beijing, beritaalternatif.com - Dilansir Press TV, Korea Utara (Korut) dan China merayakan peringatan 60 tahun perjanjian persahabatan mereka,...

Petahana Menangkan Pemilihan Ulang Pilgub Kalsel Juni 18, 2021

Jakarta, beritaalternatif.com - Pasangan calon petahana nomor urut 01, Sahbirin Noor-Muhidin, mengalahkan paslon 02, Denny Indraya-Difriadi dalam...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *