BERITAALTERNATIF.COM – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur Muhammad Husni Fahruddin mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pertamina yang dinilai tidak konsisten dalam menjalankan komitmen penyediaan bengkel di setiap outlet resminya.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II baru-baru ini, pihak Pertamina sempat menyatakan telah menyediakan fasilitas bengkel, namun fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. “Bohong itu,” ungkap politisi yang akrab disapa Ayub itu.
Hingga saat ini, tak ada laporan resmi maupun bukti konkret yang menunjukkan keberadaan bengkel di outlet-outlet tersebut.
Dia mengaku telah menghubungi pihak Pertamina secara langsung, namun hanya mendapat jawaban bahwa penyediaan bengkel tersebut masih dalam proses.
“Enggak ada sampai hari ini. Enggak ada yang kita ketahui karena enggak ada juga laporan sama kita,” tambahnya.
Atas kondisi ini, Komisi II DPRD Kaltim berencana mengajukan rekomendasi kepada Pertamina pusat agar mengganti manajemen dan pimpinan Pertamina di Kaltim.
“Rencana kita memberikan rekomendasi kepada Pertamina pusat untuk mengganti manajemen dan pimpinan Pertamina yang ada di Kalimantan Timur,” tegasnya.
“Itu aja sudah sanksinya karena kita enggak punya kekuatan untuk memberikan sanksi,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Ali
Editor: Ufqil Mubin












