BERITAALTERNATIF.COM – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Firnadi Ikhsan menekankan reformasi struktural dan manajerial Perusahaan Daerah (Perusda) untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam rapat kerja DPRD bersama Pemprov Kaltim baru-baru ini, Firnadi menegaskan bahwa Perusda mesti menjadi ujung tombak pemanfaatan potensi daerah.
“Perusda dibentuk dengan harapan menjadi organ pemerintah daerah yang andal menghasilkan PAD. Selain itu, mereka juga memiliki fungsi mempercepat pelayanan publik, seperti PDAM atau Perusda di sektor pertanian,” ujarnya.
“Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana menjadikan Perusda sebagai lembaga profesional yang dikelola dengan prinsip bisnis modern,” tambahnya.
Dia menyampaikan bahwa potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Kaltim harus bisa dimaksimalkan melalui peran aktif Perusda. Masyarakat memiliki harapan sangat tinggi terhadap peran Perusda tersebut.
“Masyarakat menunggu Perusda menjadi ujung tombak pemanfaatan SDA untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sayangnya, masih ada sejumlah hambatan,” tegasnya.
Ia mengidentifikasi tiga tantangan utama yang perlu segera dibenahi: regulasi yang belum matang, pemenuhan izin usaha yang lamban, serta tata kelola perusahaan yang lemah menjadi fokus perhatian.
“Skill manajemen, tata kelola yang transparan, dan regulasi yang mendukung adalah kunci. Tanpa ini, potensi SDA hanya akan jadi mimpi,” ujarnya.
Firnadi berharap sistem pengelolaan diperbaiki dan kapasitas SDM di tubuh Perusda diperkuat demi mendorong profesionalisme dan kinerja nyata.
“Kita punya semua modal. Tinggal bagaimana komitmen dan profesionalisme dijalankan,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Ali
Editor: Ufqil Mubin












