BERITAALTERNATIF.COM – Dalam pernyataannya yang disampaikan bertepatan dengan hari wafat Rasulullah SAW, syahadah Imam Hasan Mujtaba (as) dan Imam Ali bin Musa al-Ridha (as), pihak intelijen Iran menegaskan bahwa salah satu konspirasi besar teroris di wilayah timur negeri berhasil digagalkan sepenuhnya, dan kelompok pelakunya telah dihancurkan.
Kelompok teroris tersebut, yang dipersenjatai dengan berbagai jenis senjata, amunisi, dan bahan peledak, beberapa hari lalu menyusup masuk dari perbatasan timur. Mereka merencanakan operasi teroris berbahaya dengan target yang sudah ditentukan. Namun berkat kesiapsiagaan dan kerja sama rakyat setempat, para teroris berhasil dijebak oleh pasukan intelijen.
Kelompok inti ini terdiri dari tujuh orang asing bersenjata, dengan persenjataan seperti RPG-7 laser, senapan mesin buatan Amerika jenis M4 dan M16, granat tangan, pelontar granat, rompi peledak, radio komunikasi, serta ribuan butir amunisi. Selain senjata, aparat juga menyita beberapa kendaraan, sepeda motor, dan perlengkapan lain yang dipakai kelompok tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, sasaran utama mereka adalah salah satu fasilitas vital di wilayah timur Iran—jenis target yang sama dengan sasaran rezim Zionis dalam perang 12 hari lalu. Fakta ini, bersama bukti lain, menegaskan keterlibatan langsung unsur-unsur terkait Zionis dalam operasi kelompok teroris tersebut.
Pelatihan yang mereka jalani juga sesuai dengan pola operasi Mossad. Latihan dilakukan menggunakan maket target strategis yang menjadi tujuan mereka, mirip dengan metode yang sebelumnya terungkap dalam operasi Mossad di kawasan lain.
Pasukan intelijen menyampaikan penghargaan kepada masyarakat setempat yang membantu dalam proses pengintaian, serta dukungan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan kepolisian provinsi dalam penyerbuan ke markas persembunyian teroris.
Dalam baku tembak sengit yang berlangsung beberapa jam, enam teroris berhasil dilumpuhkan, sementara dua lainnya ditangkap hidup-hidup. Dari pihak aparat, dua anggota intelijen dan satu petugas kepolisian mengalami luka-luka, namun kondisi mereka kini dalam penanganan medis dan didoakan segera pulih.
Sebagai penutup, pihak intelijen juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya lima anggota kepolisian sehari sebelumnya dalam insiden teroris di Iranshahr, dan menegaskan tekad mereka untuk terus memburu para pelaku kejahatan hingga seluruhnya tertangkap dan dihukum. (*)
Sumber: Tasnim News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












