BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan sejumlah program prioritas daerah akan tetap dilanjutkan, khususnya yang sejalan dengan visi Kukar Idaman dan Kukar Idaman Terbaik.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyebut program-program yang masih relevan dan menjadi kewenangan DPMD akan terus diprioritaskan dalam pelaksanaannya ke depan.
“Kita akan melanjutkan program Kukar Idaman yang masih bersesuaian dengan Kukar Idaman Terbaik, khususnya yang menjadi kewenangan DPMD,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Senin (6/4/2026).
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Terang Kampungku, yang menyasar wilayah desa, dusun, hingga RT yang masih belum mendapatkan akses listrik.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum teraliri listrik secara optimal, sehingga program tersebut dinilai penting untuk dilanjutkan.
“Ada beberapa dusun dan RT yang masih belum memiliki listrik. Desa-desa yang masih gelap ini harus kita lanjutkan penanganannya,” jelasnya.
Selain itu, DPMD Kukar akan mempercepat pelaksanaan program bantuan ke tingkat RT yang kini mengalami peningkatan signifikan dari sisi anggaran.
Jika sebelumnya bantuan hanya sebesar Rp 50 juta per RT, kini melalui skema RT Kukar Idaman Terbaik, nilainya meningkat menjadi Rp 150 juta per RT. “Akan kita percepat pelaksanaannya,” katanya.
Namun demikian, dia mengakui bahwa saat ini implementasi program tersebut masih menunggu persetujuan regulasi sebagai dasar pelaksanaan di tingkat pemerintah daerah.
Ia menargetkan regulasi tersebut dapat rampung dalam waktu dekat agar program segera dijalankan.
“Mudah-mudahan pertengahan April ini sudah ada persetujuan. Setelah itu kita lanjutkan dengan penyusunan juknis dan penyiapan tenaga pendamping,” ungkapnya.
Dari sisi anggaran, Arianto menyebut pemerintah daerah masih memiliki kemampuan untuk mendanai program tersebut, terutama karena telah ditetapkan sebagai prioritas oleh kepala daerah.
“Kalau dari sisi dana masih cukup, karena ini menjadi prioritas. Ketika sudah jadi prioritas, berarti komitmen anggarannya sudah disiapkan,” tegasnya.
Dia menjelaskan, program bantuan RT merupakan bagian dari janji politik kepala daerah yang harus direalisasikan meskipun tidak semua program dapat didanai secara bersamaan.
“Memang tidak semua program bisa dibiayai, tapi harus dipilih. Ketika ini diprioritaskan, berarti ada komitmen untuk menyiapkan anggarannya,” tambahnya.
Di sisi lain, DPMD Kukar tetap menjalankan program reguler yang menjadi amanat pemerintah pusat, termasuk yang berkaitan dengan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, DPMD Kukar turut terlibat dalam upaya kolaborasi lintas sektor untuk menangani berbagai persoalan strategis di daerah.
“Kita juga tetap menjalankan program reguler dari kementerian, termasuk kolaborasi dalam penanganan stunting, kemiskinan, dan ketahanan pangan,” jelasnya.
Melalui berbagai program tersebut, DPMD Kukar berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih merata, baik dari sisi infrastruktur dasar maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin









