BERITAALTERNATIF.COM – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) Perseroda ikut mendukung pengembangan musik tingkilan melalui pembinaan Orkes Tingkilan Tepian Mahakam.
Direktur Utama MGRM, Efri Novianto mengatakan, dukungan tersebut dilakukan melalui sejumlah bentuk fasilitasi, termasuk penyediaan tempat latihan hingga pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Efri menjelaskan, keterlibatan MGRM dalam pembinaan kelompok tersebut berawal dari adanya karyawan perusahaan yang menjadi pembina Orkes Tingkilan Tepian Mahakam.
“Jadi teman-teman ini kebetulan memang pembinanya karyawan kita,” ujarnya dalam Suara Kota Raja Podcast yang diadakan di Monumen Pancasila Tenggarong pada Rabu (9/9/2026) malam.
Menurutnya, kegiatan latihan tingkilan dan tari dilakukan secara rutin setiap pekan. Latihan tidak hanya berlangsung di lingkungan kantor, tetapi juga dilakukan di luar kantor.
Selain menyediakan fasilitas, MGRM juga mengalokasikan CSR untuk mendukung kebutuhan kelompok kesenian tersebut.
“Salah satunya adalah pembelian alat musik. Kemudian bantuan legalitas dan bantuan lainnya,” katanya.
Dukungan tersebut, lanjut Efri, merupakan bagian dari program perusahaan dalam pembinaan budaya daerah.
“Jadi kita memang membuat program dalam rangka pembinaan budaya,” jelasnya.
Dalam talkshow yang membahas masa depan budaya dan kesenian daerah Kukar itu, dia juga menyoroti pentingnya keterlibatan anak muda dalam pelestarian budaya.
Ia menilai keberadaan pelajar yang mau mempelajari dan mengembangkan kesenian tradisional perlu mendapatkan dukungan.
“Sangat jarang sekali anak-anak muda, para pelajar itu yang semangat dalam melestarikan budaya,” ujarnya.
Karena itu, menurut Efri, anak muda perlu lebih dahulu diperkenalkan dengan budaya daerah. Momentum Erau Adat Kutai dinilainya menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan kembali budaya kepada generasi muda.
“Perlulah anak-anak muda itu ibaratnya dikenalkan dengan budaya. Apalagi ini momentumnya Erau,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin











