BERITAALTERNATIF.COM – Sekretaris Forum Pedagang Pasar Tangga Arung Mas’ud menyampaikan sejumlah aspirasi para pedagang kepada DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) terkait kelangsungan usaha mereka setelah direlokasi ke Lapangan Pemuda.
Para pedagang berharap penggunaan Pasar Tangga Arung segera dilakukan begitu pembangunannya rampung, yang diproyeksikan selesai paling lambat bulan November mendatang.
Kata dia, para pedagang menilai penundaan relokasi ke bangunan baru hanya akan memperburuk kondisi ekonomi mereka.
Selama berada di Lapangan Pemuda, ungkapnya, banyak pedagang Pasar Tangga Arung mengalami penurunan pendapatan hingga gulung tikar karena lokasinya yang kurang strategis.
Relokasi dianggapnya penting agar aktivitas perdagangan kembali normal dan bangunan pasar baru bisa segera difungsikan.
“Di pasar ini, kalau sampai setahun lagi di sini, banyak pedagang yang sudah gulung tikar,” ucap Mas’ud kepada awak media Berita Alternatif pada Kamis (12/6/2025).
Selain relokasi, dia menyebut para pedagang juga berharap DPRD Kukar bersama dinas terkait bisa membina pedagang-pedagang Pasar Tangga Arung.
Ia menjelaskan, pelatihan berjualan secara online sangat penting, mengingat persaingan saat ini menuntut pedagang untuk melek teknologi.
Mas’ud menginginkan pelatihan tersebut dilakukan secara rutin setiap bulan dengan jumlah peserta terbatas agar efektif sehingga pedagang kecil sekalipun bisa mengikutinya.
Jumlah peserta, lanjutnya, berkisar antara 5 orang hingga 10 orang dalam setiap pelatihan. “Kalau bisa rutin,” sarannya.
Selama ini, ungkap dia, banyak pedagang belum familiar menggunakan perangkat digital untuk berjualan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah menjalankan sejumlah program yang dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku usaha yang berjualan di Pasar Tangga Arung.
Mas’ud mengapresiasi pembangunan pasar yang telah menekan biaya sebesar Rp 450 miliar tersebut.
Dia berharap bangunan baru di Pasar Tangga Arung dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang. “Itu harus ditunjang program pembinaan dan fasilitas pendukung,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin











