BERITAALTERNATIF.COM – Aulia Rahman Basri dipastikan telah berpindah partai dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Pengurus Gerindra Kukar, Misra Budiarto, dalam pernyataannya di akun Facebooknya pada Minggu (23/11/2025) menyebut Aulia telah resmi menjadi anggota partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.
“Hari ini minggu 23 November 2025 Aulia Rahman Basri Ijab qabul menjadi keluar Besar Partai Gerindra,” katanya sebagaimana dikutip media ini pada Senin (24/11/2025).
Aulia hanya menjawab singkat saat ditanyakan awak media terkait alasan kepindahannya dari PDI Perjuangan ke Partai Gerindra.
“Apa pun yang kita lakukan hari ini, kita ingin memberikan kesempatan pembangunan yang terbaik untuk Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucapnya usai menghadiri peringatan HUT ke-80 PGRI di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar.
“Jadi, apa pun itu yang bisa membawa pembangunan lebih baik lagi di Kutai Kartanegara, tentu akan kita lakukan,” tuturnya.
Dia pindah ke Gerindra secara resmi dalam Rakerda DPD Gerindra se-Kaltim di Hotel Puri Senyiur Samarinda pada hari Minggu kemarin.
Sebelum pindah ke Gerindra, Aulia merupakan Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan Kukar.
Ia menjadi Bupati Kukar setelah mendapatkan dukungan penuh dari PDI Perjuangan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar tahun 2025.
Aulia berpasangan dengan Rendi Solihin dalam PSU Pilkada Kukar. Dia menggantikan posisi Edi Damansyah dalam kontestasi tersebut.
Edi didiskualifikasi sebagai calon bupati oleh Mahkamah Konstitusi karena dinilai sudah menjabat sebagai bupati selama dua periode.
Aulia dilantik sebagai bupati bersama wakilnya, Rendi, pada 23 Juni 2025 oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Artinya, Aulia pindah ke Gerindra sebelum setahun menjabat sebagai bupati, yang di mana jabatan tersebut diraihnya berkat kerja-kerja politik PDI Perjuangan Kukar. (*)
Penulis: Ulwan Murtadha
Editor: Ufqil Mubin










