BERITAALTERNATIF.COM – Gerakan tanam padi serentak bersama yang dilaksanakan secara nasional di 20 provinsi dan dipusatkan di Sukabumi, turut dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Jumat (22/5/2026) pukul 08.00 Wita.
Kegiatan gerakan tanam (gertam) di Kabupaten Kukar berlangsung di areal persawahan Desa Semangkok, Kecamatan Marangkayu, yang dikelola oleh Kelompok Tani Tani Laut Mekar, tergabung dalam Brigade Pangan (BP) Bangkit Bersama.
Pada kegiatan tersebut, para petani melakukan penanaman padi menggunakan varietas Inpari 32 dengan metode Tanam Benih Langsung (Tabela). Benih yang digunakan telah siap disebar langsung di lahan persawahan guna mempercepat proses tanam dan efisiensi tenaga kerja.
Lahan sawah seluas 10 hektare yang ditanami merupakan lahan bera yang selama dua tahun terakhir tidak dimanfaatkan untuk budi daya padi. Kondisi tersebut disebabkan oleh seringnya terjadi banjir serta serangan hama yang cukup berat sehingga menghambat aktivitas pertanian masyarakat.
Namun, berkat kerja sama dan kegigihan para petani bersama petugas POPT, PPL, serta dukungan berbagai stakeholder, lahan tersebut kini kembali dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanaman padi.
Ketua kelompok tani menyampaikan bahwa kegiatan gerakan tanam ini menjadi momentum kebangkitan kembali sektor pertanian di wilayah tersebut. Selain didukung kondisi harga gabah dan beras yang meningkat, petani juga mulai merasakan manfaat dari penurunan harga pupuk subsidi.
Di sisi lain, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian juga dinilai sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas usaha tani. Bantuan sarana dan prasarana pertanian seperti hand traktor, alat tanam, drone penyemprot hama dan penyakit, rotavator, hingga alat panen combine harvester telah disalurkan guna mendukung modernisasi pertanian.
Seluruh dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup petani beserta keluarganya, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Usai pelaksanaan tanam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan live zoom nasional yang dilaksanakan di pondok pertemuan kelompok tani sebagai bagian dari rangkaian Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional Tahun 2026. (*)
Editor: Ufqil Mubin









