BERITAALTERNATIF.COM — Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Bendang Raya pada Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Bendang Raya tersebut menyasar sekitar 100 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Ketua Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kukar, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam bentuk kepedulian dan solidaritas.
“Islam telah memberikan solusi bagi kehidupan umat manusia, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam membangun nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fauzi menegaskan bahwa kehadiran program sosial seperti ini diharapkan tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bendang Raya yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bendang Raya, khususnya kepada Kepala Desa, yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menyebut adanya dukungan dari Ketua Fraksi Golkar Kalimantan Timur, Husni Fahruddin, yang membantu melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pupuk Kaltim untuk pengadaan sembako tersebut.
Selain program bantuan sosial, Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kukar juga tengah merancang program jangka panjang berupa pembangunan pondok pesantren di Desa Bendang Raya.
Namun, ia menjelaskan bahwa proses tersebut masih berada pada tahap awal, khususnya dalam hal penyelesaian administrasi dan sertifikasi lahan.
“Kami sudah mulai menyusun tahapan pembangunan pesantren, namun saat ini masih dalam proses sertifikasi. Karena sesuai aturan, bantuan hibah dari pemerintah tidak bisa diberikan jika sertifikat belum selesai,” jelasnya.
Fauzi mengungkapkan bahwa pihak yayasan juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan anggota legislatif, guna mendukung realisasi pembangunan pesantren tersebut.
“Melalui komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk anggota dewan dan pemerintah, kami optimis pembangunan pesantren ini bisa terwujud secara bertahap dan maksimal,” ungkapnya.
Ke depan, Yayasan juga berencana melakukan studi banding ke berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan pesantren.
Kegiatan penyaluran sembako ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai program sosial dan keagamaan yang akan terus dikembangkan oleh Yayasan Abu Dzar Al-Ghifari Kukar di tengah masyarakat. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin










