Search

Trump Umumkan Waktu dan Tempat Pertemuan dengan Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump. (Mehr News)

BERITAALTERNATIF.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya mengumumkan waktu dan tempat pertemuannya dengan Presiden Rusia.

Menurut laporan kantor berita Mehr, Trump menulis di media sosial Truth Social, “Pada 15 Agustus saya akan bertemu dengan Putin di Alaska.”

Beberapa jam sebelumnya, dalam acara penandatanganan perjanjian damai antara Azerbaijan dan Armenia di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa ia mungkin akan mengumumkan waktu dan tempat pertemuannya dengan Putin dalam beberapa hari mendatang atau bahkan hari ini.

Kantor Berita RIA Novosti Rusia, mengutip asisten Putin, melaporkan, Rusia dan Amerika Serikat adalah tetangga dekat, sehingga wajar jika pertemuan Putin-Trump diadakan di Alaska.

Penasihat luar negeri Putin juga mengatakan bahwa dalam pertemuan Alaska nanti, Putin dan Trump akan fokus pada cara-cara untuk mencapai penyelesaian jangka panjang bagi krisis Ukraina.

Harian Wall Street Journal edisi Amerika, mengutip pejabat Eropa dan Ukraina, mengungkapkan syarat Presiden Rusia untuk gencatan senjata dalam perang Ukraina, yaitu bahwa Putin telah menyampaikan rencana komprehensif gencatan senjata kepada pemerintahan Trump.

Menurut laporan tersebut, Putin menginginkan agar Kyiv menarik diri dari wilayah Donbas, tanpa Rusia harus mematuhi komitmen tertentu.

Sumber yang mengetahui masalah ini juga mengatakan bahwa Putin memberi tahu Steve Witkoff, utusan Trump, bahwa ia akan menyetujui gencatan senjata jika Kyiv mundur dari Donetsk.

Sebagai bagian dari upaya negara-negara Eropa dan Amerika untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, situs berita Amerika Axios mengutip sumber-sumber yang mengetahui bahwa pejabat tinggi Amerika, Ukraina, dan beberapa negara Eropa berencana untuk bertemu di Inggris pekan depan.

Menurut sumber tersebut, tujuan pertemuan ini untuk mencapai kesepakatan posisi bersama sebelum pertemuan Trump dan Putin.

Seorang pejabat Ukraina juga mengatakan kepada Axios, “Bahkan jika Zelensky setuju dengan tuntutan Putin, menurut konstitusi ia diwajibkan menggelar referendum, karena ia tidak dapat melepaskan wilayah mana pun dari Ukraina tanpa persetujuan rakyat melalui referendum.” (*)

Sumber: Mehr News
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA