Search

STIH Awang Long Samarinda Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga Agustus 2026, Tawarkan Kuliah Hybrid dan Beragam Beasiswa

Informasi pendaftaran STIH Awang Long Samarinda. (Edunitas.com)

BERITAALTERNATIF.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Awang Long Samarinda resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru mulai 1 Desember 2025 hingga Agustus 2026.

Pendaftaran dilakukan dalam tiga gelombang dan memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan hukum tanpa melalui tes masuk.

Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Publik STIH Awang Long, Aji Rosita Nursanthy, menjelaskan bahwa sistem gelombang dibuat untuk memberi fleksibilitas waktu bagi pendaftar.

“Pendaftaran kami buka mulai tanggal 1 Desember sampai Agustus 2026. Ada tiga gelombang. Jadi, kalau gelombang pertama terlewat, masih bisa ikut gelombang berikutnya,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Selasa (16/12/2025).

Pembagian gelombang pendaftaran tersebut meliputi: Gelombang I: Desember 2025-Februari 2026, Gelombang II: Maret–Mei 2026, dan Gelombang III: Juni–Agustus 2026.

Rosita menegaskan bahwa tidak ada tes masuk bagi mahasiswa reguler. Tes hanya diberlakukan bagi calon penerima beasiswa KIP.

STIH Awang Long saat ini hanya memiliki satu program studi, yakni Program Studi Hukum, dan menjadi satu-satunya sekolah tinggi hukum di Kalimantan Timur. Program studi tersebut telah meraih akreditasi unggul.

Adapun syarat pendaftaran mahasiswa baru cukup sederhana, yaitu: KTP, ijazah terakhir, akta kelahiran, dan biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000.

Sebagai kampus hukum, STIH Awang Long juga memiliki berbagai keunggulan akademik, salah satunya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini ditujukan bagi ASN, PNS, TNI, dan Polri yang memiliki masa kerja lebih dari enam hingga delapan tahun, sehingga dapat menyelesaikan studi hanya dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun.

“Kinerja selama bertahun-tahun dapat dikonversi menjadi nilai akademik, sehingga masa studi lebih singkat dibandingkan mahasiswa reguler,” terangnya.

Dalam sistem pembelajaran, STIH Awang Long menerapkan perkuliahan hybrid, yakni kombinasi tatap muka dan daring, untuk mendukung mahasiswa yang sudah bekerja.

“Kami melayani perkuliahan secara offline dan online. Mahasiswa yang bekerja tetap bisa mengikuti perkuliahan secara daring,” tambahnya.

STIH Awang Long juga menyediakan berbagai program beasiswa, di antaranya: Beasiswa KIP Kementerian, dengan pembiayaan penuh hingga lulus serta uang saku Rp 1.100.000 per bulan, Beasiswa Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan batas usia maksimal 25 tahun, dan Beasiswa Aspirasi dari Hetifah Sjaifudian.

Dari sisi sumber daya manusia, STIH Awang Long didukung oleh dosen-dosen yang mayoritas berasal dari kalangan praktisi hukum. Salah satunya adalah Prof. Dr. Husni Fakhruddin, yang dikenal sebagai akademisi sekaligus tokoh publik, serta sejumlah advokat dan akademisi murni.

“Rata-rata pengajar kami adalah praktisi, advokat, sehingga mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dari dunia praktik hukum,” ujarnya.

STIH Awang Long berdiri sejak tahun 2016 dan hingga kini telah berusia hampir sembilan tahun. Selama perjalanannya, kampus ini telah meluluskan sekitar 360 alumni dari enam angkatan, yang kini berkiprah di berbagai sektor, khususnya bidang hukum.

Selain pendidikan, STIH Awang Long juga memiliki Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dalam menghadapi persoalan hukum.

“Kami fokus membantu masyarakat dalam penegakan hukum. LBH kami terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan konsultasi hukum,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Rosita mengimbau masyarakat yang berminat menempuh pendidikan hukum untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami mengundang calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan hukum berkualitas di kampus yang sudah terakreditasi unggul, dengan fasilitas lengkap, sistem hybrid, serta berbagai kemudahan dan beasiswa,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifai
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA