BERITAALTERNATIF.COM – Antusiasme tinggi masyarakat setempat terhadap SMP Negeri 7 Kecamatan Muara Badak melonjak drastis usai sekolah tersebut ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) serta banyaknya penghargaan yang telah didapatkan baik itu tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kepala SMP Negeri 7 Muara Badak, Hadi Audah mengatakan bahwa jumlah siswa baru yang mendaftar tahun ini sangat banyak.
Sehingga, hal tersebut akan menimbulkan tantangan baru dalam penyediaan perangkat pembelajaran berbasis teknologi.
Ia menjelaskan lulusan tahun ini hanya satu kelas, tetapi siswa baru yang mendaftar sudah mencapai angka tiga kelas.
“Yang mendaftar saat ini sudah sekitar 63 orang. Sekarang total siswa kami menjadi 165 orang,” ucap Hadi pada Kamis (12/6/2025).
Ia menerangkan bahwa ketersediaan perangkat chromebook yang menjadi penunjang utama kegiatan belajar berbasis digital kini masih sangat terbatas.
“Kami hanya punya sekitar 130-an Chromebook. Padahal jumlah siswa sudah 165 orang. Artinya kami kekurangan sekitar 35 perangkat,” jelas Hadi.
Kekurangan ini, lanjut Hadi, cukup meresahkan ditambah sebagian Chromebook yang dimiliki sekolah juga mulai mengalami penurunan performa akibat usia pakai.
“Kalau sudah masuk tahun ketiga atau keempat, biasanya tombolnya mulai longgar, layarnya juga mulai bermasalah. Sementara masa garansinya hanya satu tahun,” ujarnya.
“Padahal ada sekolah yang dapat 300 sampai 500 unit Chromebook, tapi belum dimanfaatkan optimal. Sementara kami kekurangan karena langsung digunakan untuk kegiatan pembelajaran,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi persoalan ini, pihak sekolah akan segera berkoordinasi dengan pihak Disdikbud Kukar agar kendala tersebut dapat segera ditangani.
“Saya akan segera menghadap Bu Emi (Plt. Kepala Bidang SMP, Disdikbud Kukar). Kami akan buat laporan resmi soal kebutuhan perangkat berdasarkan jumlah siswa baru yang masuk,” pungkas dia. (adv)
Penulis & Editor: M. As’ari












