BERITAALTERNATIF.COM – Meski berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutim tidak menyurutkan semangat para guru di SMP Negeri 7 Muara Kaman untuk menjadi Sekolah Rujukan Google (RSG).
Kepala SMP Negeri 7 Muara Kaman, Rasian mengaku bangga dengan pencapaian yang berhasil menorehkan sejarah sebagai SRG pertama di Indonesia.
“Perasaan saya sangat terharu dan kaget. Kami ini ibarat semut bertanding dengan gajah. Tapi niat kami memang ikhlas, hanya ingin anak-anak bisa mendapatkan pendidikan terbaik,” ujar dia saat diwawancarai pada Kamis (3/7/2025).
Pencapaian tersebut didapatkan bukan dengan hal yang mudah.
Dalam kondisi serba terbatas, ia bersama seluruh jajaran sekolah tetap berupaya maksimal mendorong kemajuan pendidikan, mulai dari infrastruktur digital hingga semangat kolaboratif antar sekolah.
Sejak awal merintis, pihak sekolah aktif melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari kepala desa, komite sekolah, hingga perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar.
Walaupun kontribusi pihak swasta belum banyak, semangat gotong royong tetap terjaga.
“Alhamdulillah, tanggapan masyarakat juga positif. Kami juga terus berbagi praktik baik dengan sekolah lain seperti SMP 1, SMP 4, dan beberapa SD di sekitar. Kami ingin bergerak bersama, maju bersama,” jelas Rasian.
Menjadi SRG adalah bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi kemajuan.
Dia meyakini, dengan niat tulus, kerja keras, serta semangat kolaboratif, sekolah pelosok pun mampu menjadi pelopor dalam transformasi digital pendidikan.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Semoga bisa menginspirasi sekolah-sekolah lainnya di pelosok Indonesia,” tutupnya. (adv)
Penulis & Editor: M. As’ari












