BERITAALTERNATIF.COM – PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) telah memberikan kontribusi sekitar Rp287 miliar kepada Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Memasuki usia delapan tahun, perusahaan daerah tersebut didorong mengembangkan bisnis di luar pengelolaan participating interest (PI) agar kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin meningkat.
Hal itu disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menghadiri syukuran Sewindu MGRM di kantor perusahaan, Jalan Lais Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kukar, Kapolres Kukar, Dandim 0609/Kukar dan sejumlah stakeholder. Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi tersebut.
Bupati Aulia menilai MGRM menjadi salah satu perusahaan daerah yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap PAD melalui pengelolaan PI di Blok Mahakam.
“Selama ini memang MGRM ini merupakan salah satu perusda yang memberikan kontribusi PAD yang cukup besar karena MGRM ini mengelola PI untuk Blok Mahakam,” ujarnya.
Meski demikian, dia mendorong MGRM memperluas sumber pendapatannya melalui pengembangan usaha non-PI.
Ia menilai, langkah tersebut cukup penting agar perusahaan memiliki sumber penghasilan yang lebih beragam dan mampu meningkatkan setoran kepada daerah.
“Kita berharap ke depan MGRM ini juga mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI sehingga pendapatan atau penghasilannya untuk dikontribusikan sebagai PAD itu bisa lebih meningkat lagi, lebih besar lagi,” kata Aulia.
Sementara itu, Direktur Utama MGRM Efri Novianto menyampaikan harapannya agar perusahaan semakin berkembang seiring bertambahnya usia.
Dia mengibaratkan delapan tahun perjalanan MGRM sebagai masa belajar berlari, dengan perusahaan yang kini mulai memasuki tahap untuk bergerak lebih cepat.
“Harapan kami makin tua makin baik. Kita di umur delapan tahun ini kan belajar berlari, dan kita sudah memulai berlari,” kata Efri.
Ia menyebut kontribusi MGRM telah mencapai sekitar Rp287 miliar. Dengan tambahan sekitar Rp24 miliar, menurut perhitungannya, total kontribusi perusahaan akan mendekati Rp300 miliar.
Efri juga memproyeksikan penerimaan dari PI migas pada 2028 dapat mencapai ratusan miliar rupiah. Proyeksi tersebut menjadi salah satu peluang bagi MGRM untuk memperbesar kontribusinya terhadap keuangan daerah.
“Di 2028 kita akan merasakan PI yang ratusan miliar,” ujarnya.
Dia berharap pertambahan usia perusahaan diikuti peningkatan kinerja dan kemampuan MGRM dalam memberikan manfaat bagi Kabupaten Kukar.
“Harapan kami makin tua makin baik,” tutupnya. (Adv)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Devi Nila Sari











