BERITAALTERNATIF.COM – Sebagai kelanjutan dari pelaksanaan tahap utama latihan rudal Eqtedar 1404 (2025) Sustainable Authority 1404 yang digelar Angkatan Laut Tentara Iran, berbagai jenis rudal jelajah laut dengan jangkauan yang berbeda-beda ditembakkan dari pantai maupun dari dek kapal perang permukaan milik Angkatan Laut Iran. Semua rudal tersebut berhasil mengenai dan menghancurkan target yang telah ditentukan di kawasan Samudra Hindia bagian utara dan Laut Oman.
Pada tahap ini, kapal penjelajah berpeluru kendali Genaveh dan kapal perusak Sabalan berhasil menghancurkan target permukaan yang ditentukan di laut dengan cara menembakkan rudal secara serentak, yaitu rudal jelajah laut Nasir, Ghadir, dan juga rudal jelajah anti-kapal Qader.
Rudal jelajah laut Qader adalah rudal jelajah anti-kapal jarak menengah yang dilengkapi teknologi siluman, memiliki daya hancur tinggi, serta akurasi penargetan yang mengesankan. Rudal ini dirancang khusus untuk menghadapi kapal-kapal musuh maupun sasaran di garis pantai.
Rudal jelajah laut Ghadir adalah rudal jelajah anti-kapal jarak jauh dengan kemampuan menghindari radar, memiliki daya ledak yang besar, serta akurasi yang sangat tinggi. Rudal ini digunakan untuk melawan kapal-kapal perang lawan di laut lepas.
Rudal jelajah laut Nasir adalah rudal anti-kapal jarak pendek yang juga dilengkapi teknologi penghindar radar, memiliki kekuatan ledakan yang signifikan, serta presisi penargetan yang menonjol. Rudal ini berfungsi untuk menghantam kapal-kapal musuh dari jarak dekat dengan kecepatan reaksi yang tinggi.
Angkatan Laut Tentara Iran memulai tahap operasional latihan rudal Authority 1404 pada hari Kamis, yang berlangsung selama dua hari penuh di wilayah Samudra Hindia bagian utara serta Laut Oman.
Latihan ini direncanakan berlangsung dua hari dengan melibatkan kapal permukaan, kapal bawah permukaan, unit udara, pangkalan rudal pantai ke laut, pangkalan rudal berbasis laut, hingga unit peperangan elektronik. Semua elemen ini beroperasi di Samudra Hindia bagian utara dan Laut Oman untuk menguji kesiapan tempur sekaligus menunjukkan kekuatan pertahanan maritim Iran. (*)
Sumber: Mehr News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin












