Search

Ratusan Peserta Ramaikan Runstreet Ramadan 2026 yang Digelar di Jalan Monumen Timur Tenggarong

Suasana lomba Runstreet Ramadan 2026.  (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM — Kegiatan olahraga malam bertajuk Runstreet Ramadan 2026 resmi digelar di Jalan Monumen Timur, depan Kedaton Kutai Kartanegara, Tenggarong, dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama bulan suci Ramadan tersebut menjadi ruang alternatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan aktivitas positif saat menunggu waktu sahur.

Ketua Panitia Runstreet Ramadan 2026, Sadam Jordi, mengatakan kegiatan tahun ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta kolaborasi bersama Yayasan Arjuna sebagai sponsor utama, disertai partisipasi sejumlah sponsor lokal di Kukar.

Menurutnya, antusiasme peserta mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Jika tahun lalu jumlah peserta hanya mencapai sekitar 200 orang, maka tahun ini tercatat sebanyak 300 peserta turut ambil bagian dalam ajang lari tradisional tersebut.

“Peserta tahun ini meningkat cukup jauh. Tahun kemarin sekitar 200 orang, sekarang mencapai 300 peserta, baik dari dalam maupun luar Kukar,” ujar Sadam saat ditemui di lokasi kegiatan pada Kamis (26/2/2026) pagi.

Dia menjelaskan bahwa Runstreet Ramadan menjadi kegiatan lari tradisional pertama yang digelar secara resmi di Kaltim pada awal Ramadan.

Konsep lomba tetap mempertahankan ciri khas lokal dengan peserta berlari tanpa menggunakan alas kaki sebagai bentuk pelestarian olahraga tradisional daerah.

Ia menyebut konsep tersebut menghapus batas antara atlet profesional dan masyarakat umum karena seluruh peserta berada pada kondisi yang sama saat mengikuti perlombaan.

“Di Runstreet ini kita tidak membedakan atlet maupun non-atlet. Ketika semua berlari tanpa alas kaki, kemampuan peserta akan terlihat secara alami,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, lomba mempertandingkan kategori sprint 100 meter yang terbuka untuk umum, baik putra maupun putri dengan rentang usia bebas.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 22 malam sepanjang Ramadan serta disertai hadiah pembinaan bagi para pemenang dan doorprize bagi penonton yang hadir.

Selain sebagai ajang kompetisi olahraga, Sadam menilai Runstreet Ramadan memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran kegiatan tersebut turut menghidupkan aktivitas pelaku UMKM tanpa pungutan biaya lapak bagi para pedagang.

“Kegiatan ini murni untuk memberi ruang positif bagi masyarakat, terutama anak muda agar terhindar dari aktivitas negatif seperti balap liar selama Ramadan,” katanya.

Dia menambahkan pemindahan lokasi kegiatan dari Jalan Kartanegara ke Jalan Monumen Timur dilakukan setelah mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan keamanan.

Area baru dinilai lebih luas serta memungkinkan penutupan jalan secara optimal tanpa mengganggu arus utama lalu lintas.

Ia berharap Runstreet Ramadan bisa terus menjadi agenda tahunan di Kukar sekaligus melahirkan bibit pelari lokal yang mampu bersaing hingga tingkat nasional di masa mendatang.

“Harapan kami event ini bisa terus hadir setiap Ramadan dan menjadi wadah bagi anak-anak daerah untuk berkembang di cabang olahraga lari,” tutup Sadam. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA