BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan dan Aparatur Sipil Negara (ASN), menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik.
Hal itu disampaikannya usai melantik ratusan pejabat fungsional dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Menurut Aulia, pembangunan SDM merupakan fondasi utama untuk menyiapkan transformasi ekonomi daerah, sehingga Kukar tidak lagi bergantung pada sektor industri ekstraktif semata.
Pemerintah daerah, kata dia, secara bertahap mengarahkan prioritas pembangunan menuju sektor pariwisata, pertanian, ekonomi digital, serta peningkatan kualitas pendidikan.
“Misi besar Kukar Idaman Terbaik itu menjadi kondasi untuk peralihan Kutai Kartanegara terhadap ketergantungan di industri ekstrasi di industri ekstrasi dengan pergerakan ekonomi ke bidang pariwisata, pertanian, ekonomi digital,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya memastikan tidak ada anak yang putus sekolah di setiap jenjang pendidikan.
Aulia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik ikut memastikan peserta didik melanjutkan pendidikan dari SD ke SMP hingga SMA.
“Kalau ada anak yang tidak melanjutkan sekolah, cari tahu apa penyebabnya. Itu harus menjadi perhatian bersama karena pendidikan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Selain mendorong keberlanjutan pendidikan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mulai dari kompetensi guru, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang layak, termasuk pembenahan fasilitas dasar seperti toilet dan lingkungan sekolah.
“Sarana-sarana pendidikan kita akan pastikan kualitasnya baik, saya sudah berbicara dengan Kepala Dinas Pendidikan terkait peningkatan kualitas toilet di sekolah-sekolah itu diperkuat kuat, halaman-halaman sekolah, dan pagar sekolah,” ucapnya.
Di sisi lain, Aulia meminta para pejabat fungsional terus meningkatkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Dia berharap semakin banyak ASN Kukar yang mampu naik jenjang dari fungsional pertama menuju jenjang muda hingga utama.
Menutup keterangannya, Aulia kembali mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kapasitas diri.
“Jangan sampai pejabat yang dianggap memiliki keahlian justru tidak mengembangkan kemampuannya. Terus lakukan upgrading, jaga integritas, dan profesionalitas sebagai pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kukar Arianto menyampaikan pendapatnya atas dilantiknya pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah.
Menurutnya, pelantikan dilakukan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus memenuhi kebutuhan organisasi pemerintahan.
Dia juga mengungkapkan, Pemkab Kukar saat ini tengah memproses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang masih kosong.
Ia menjelaskan tahapan seleksi telah dimulai sejak akhir Juni melalui proses sosialisasi dan penjaringan pejabat administrator yang memenuhi syarat untuk diusulkan mengikuti seleksi.
Pada tahap pertama, sekitar sembilan jabatan pimpinan tinggi ditargetkan dapat segera terisi, di antaranya pada perangkat daerah yang masih mengalami kekosongan pimpinan.
“Kepala OPD lagi proses kemarin tanggal akhir Juni untuk sosialisasikan untuk mengisi jabatan Pratama,” beberanya.
Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan penjaringan terkait pejabat administrator akan diusulkan kandidat untuk menduduki jabatan tinggi Pratama.
Arianto menargetkan paling lambat pos kosong tersebut di beberapa OPD yang dianggap proritas akan terisi di akhir bulan Juli 2026.
“Tapi belum semua. Nanti kita akan lihat lagi potensi-potensi kandidat yang layak mengisi jabatan-jabatan seusia arahan Pak Bupati,” tutupnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












