Search

KNPI Kukar Gelar Voice Mail Corner, Bahas Personal Branding dan Kepemimpinan Digital

BERITAALTERNATIF.COM — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Voice Mail Corner bertema “Gen-Z Naik Kelas: Bangun Reputasi, Buka Peluang” di FKP Corners, Tenggarong, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi generasi muda untuk memperkuat kapasitas diri melalui pengembangan personal branding, kepemimpinan digital, serta kolaborasi lintas komunitas.

Kegiatan menghadirkan Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, dan CEO Astaraproject sekaligus CTO RPK 100,6 FM, Wilson Simatupang, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh moderator Fathul Jannah dengan master of ceremony Rini Indrayanti.

Dalam kesempatan itu, Rian menegaskan pentingnya membangun ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai potensi pemuda di Kukar.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh keterlibatan aktif komunitas, organisasi kepemudaan, dan para pelaku usaha dalam menciptakan kegiatan yang produktif.

“Yang terpenting adalah kolaborasi. Kapan pun kita bisa duduk bersama dan membuat kegiatan. Bentuk kegiatannya bisa kita bicarakan bersama, yang penting ada manfaat bagi generasi muda,” ujarnya.

Rian mengatakan KNPI siap membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan yang mendorong peningkatan kapasitas pemuda, baik di bidang kewirausahaan, kepemimpinan, maupun pengembangan keterampilan di era digital.

Ia juga menilai forum diskusi seperti Voice Mail Corner perlu terus diperbanyak sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus melahirkan langkah-langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti bersama.

Lebih lanjut, Rian menegaskan bahwa KNPI memiliki fungsi sebagai fasilitator yang menghubungkan berbagai elemen kepemudaan, termasuk mereka yang belum tergabung dalam organisasi tertentu.

“Sejatinya KNPI Kabupaten Kutai Kartanegara hanya sebagai fasilitator. Pemilik sesungguhnya organisasi ini adalah teman-teman kepemudaan. Tugas kami adalah menghimpun mereka, termasuk generasi muda yang selama ini belum memiliki wadah untuk berkembang,” katanya.

Ia mengakui masih banyak pemuda yang memiliki potensi besar namun belum memperoleh ruang untuk berkontribusi karena tidak berada dalam organisasi kepemudaan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab melalui pendekatan yang lebih inklusif.

Di akhir penyampaiannya, Rian mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Ia berharap diskusi yang berlangsung tidak berhenti sebagai forum berbagi gagasan, tetapi mampu melahirkan kolaborasi dan program-program konkret yang memberikan dampak positif bagi pengembangan generasi muda di Kukar.

“Saya berharap setelah diskusi ini ada langkah-langkah strategis dan konkret sebagai tindak lanjut, sehingga kolaborasi yang terbangun benar-benar bermanfaat bagi pemuda Kutai Kartanegara,” tutupnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho

Editor: Ufqil Mubin 

 

Tags :

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA