Search

Perlawanan Rakyat Iran Paksa Kekuatan Arogan Mundur

Penasihat Panglima IRGC, Sardar Ahmad Vahidi. (Tasnim News)

BERITAALTERNATIF.COM – Penasihat Panglima IRGC Sardar Ahmad Vahidi dengan mengingat perang 12 hari dan juga memori Perang Pertahanan Suci, menegaskan bahwa rakyat Iran dengan tekad kuat, iman, dan kesetiaan pada kepemimpinan Revolusi berhasil mengalahkan musuh global dan membuka jalan menuju kebebasan serta martabat bagi umat manusia.

Menurut laporan Tasnim dari Rasht, Vahidi pada Senin (8/9/2025) malam menghadiri acara penutupan Kongres Nasional ke-2 8.000 Syuhada Gilan. Dalam sambutannya, dia menyebut Gilan sebagai provinsi penuh kehormatan dan sejarah perjuangan.

Dari tokoh besar Mirza Kuchek Khan hingga para syuhada seperti Gholipour dan Emlaki, serta para pejuang era Pertahanan Suci, Gilan selalu berada di barisan depan pengorbanan dan perlawanan.

Ia juga menyinggung keberanian para pejuang Gilan di front barat, seperti Boukan, Mahabad, Marivan, Piranshahr, Sanandaj, dan Saqqez.

Menurutnya, para prajurit Divisi dan Brigade Quds Gilan dengan penuh keberanian berhasil mengusir musuh bersenjata, menyuarakan penderitaan kaum tertindas, serta memperkuat stabilitas Republik Islam.

Vahidi juga mengingat peran kafilah logistik dan dukungan rakyat di Gilan, serta jasa almarhum Ayatullah Ehsanbakhsh, imam Jumat Rasht saat itu.

Dia menegaskan bahwa desa dan kota di Gilan bergerak mendukung front perlawanan, sehingga para pejuang mampu mencatat halaman gemilang dalam sejarah Pertahanan Suci.

Ia menilai peristiwa terbaru di Gaza adalah kelanjutan dari jalan para syuhada Iran. Perlawanan rakyat Gaza terinspirasi dari garis perjuangan para martir Iran, yang membawa kemerdekaan dan martabat umat manusia, sementara dunia saat ini menyaksikan kebangkitan dari dominasi peradaban Barat.

Vahidi menekankan bahwa syuhada tetap hidup dan kehadiran mereka mengalir dalam masyarakat. Perang 12 hari terakhir bersama dengan pengalaman 12 hari Pertahanan Suci menunjukkan bahwa tekad rakyat Iran dan kepatuhan kepada pemimpin revolusi mampu memaksa kekuatan arogan dunia mundur, serta menjamin kebebasan masa depan umat manusia.

Vahidi menambahkan, keberanian dan keteguhan bangsa Iran membuat musuh tidak punya pilihan selain mundur. Kekuatan yang terakumulasi dari rakyat Iran telah menjadi tamparan keras bagi para penguasa arogan dunia.

Dia juga menegaskan pentingnya melanjutkan jalan para syuhada sembari memuji keluarga para martir dan para penyelenggara kongres ini sebagai sumber kebanggaan nasional.

Menurutnya, gerakan budaya besar seperti ini adalah simbol keteguhan rakyat Iran dalam jalan revolusi, yang pada akhirnya akan diserahkan ke tangan pemilik sejati, Imam Mahdi (aj).

Ia menyinggung perlawanan bangsa Iran terhadap agresi baru rezim Zionis. Bangsa Iran dengan tekad kuat memaksa musuh meminta gencatan senjata—sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah rezim Zionis.

“Tak pernah ada sebelumnya sebuah bangsa berdiri dengan kekuatan sebesar ini di depan Israel hingga mereka terpaksa mundur,” katanya.

Vahidi menegaskan bahwa hari ini Iran tidak hanya bertahan, tetapi menentukan peta kekuatan baru dunia. Poros perlawanan telah menunjukkan kemampuan nyata melalui strategi pencegahan dan kemenangan asimetris.

Bahkan skenario rumit musuh, meski didukung latihan militer, teknologi mutakhir, serta operasi psikologis dan informasi, hanya bertahan beberapa hari sebelum akhirnya mereka harus melibatkan langsung Amerika.

Meski mendapat dukungan besar dari Barat berupa pesawat, logistik, dan media, dia mengatakan, musuh gagal menundukkan rakyat Iran dan justru menghadapi krisis sejak hari ketiga pertempuran.

Ia menekankan bahwa kemenangan ini berakar pada jalan para syuhada dan menjadi penjamin keamanan serta kemuliaan bangsa.

Vahidi menutup pidatonya dengan menyatakan bahwa rakyat Iran, dengan iman dan kepemimpinan yang kuat, tetap teguh melawan kekuatan arogan dunia.

Dia menyampaikan salam dan doa bagi para syuhada, pemimpin tertinggi, serta keluarga martir, seraya menegaskan bahwa berkah para syuhada membuat bangsa Iran terus melangkah penuh harapan menuju kemenangan akhir. (*)

Sumber: Tasnim News
Penerjemah: Ali Hadi Assegaf
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA