BERITAALTERNATIF.COM – Sri Tuti resmi menjabat sebagai kepala SDN 008 Tenggarong sejak November 2022 setelah menerima SK pada bulan sebelumnya.
Penugasan ini merupakan tonggak baru dalam perjalanan kariernya, yang sebelumnya mengabdi sebagai guru di SDN 07 Tenggarong.
Sebelum menjabat sebagai kepala sekolah, Tuti menjalani proses panjang sebelum akhirnya diangkat secara definitif.
Perjalanannya menuju kursi kepala sekolah dimulai tanpa perencanaan. Saat itu, dia mendapatkan panggilan untuk mengikuti substansi calon kepala sekolah.
Tanpa ambisi khusus, ia mengikuti seluruh alur proses, termasuk pendidikan klub selama enam bulan yang memadukan pembelajaran online dan offline.
Hasilnya membanggakan. Tuti dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Meski demikian, saat diminta melengkapi berkas untuk pengangkatan, sempat terbersit keraguan dalam dirinya.
Tuti merasa belum layak untuk menjabat sebagai kepala sekolah sehingga memilih tak mengurus pemberkasan.
Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar mengabarkan bahwa namanya sudah tercatat dalam sistem sehingga dia diminta mengumpulkan berkas sebagai dasar pengangkatan.
Penugasan sebagai kepala sekolah ini tak datang dari ambisi pribadinya, melainkan panggilan nurani serta penilaian atas rekam jejak yang selama ini dibangunnya.
Sejak 2016, Tuti sudah dipercaya sebagai mentor dalam program peningkatan kompetensi berkelanjutan.
Perannya terus berkembang hingga menjadi fasilitator guru penggerak. Dia juga turut memfasilitasi calon guru penggerak di wilayah Gorontalo melalui sistem daring.
Ia aktif mendalami kurikulum melalui komunitas belajar Kukar Pintar Idaman, sebuah komunitas belajar tingkat kabupaten yang diakui oleh Kementerian Pendidikan.
Melalui komunitas ini, Tuti bersama timnya mendapatkan pembekalan untuk menjadi fasilitator pengembangan kurikulum merdeka.
“Itu kan kombel satu-satunya di Indonesia yang sudah diakui oleh Kementerian. Jadi, kemarin itu kan yang memberikan SK juga bupati langsung,” jelasnya, Selasa (17/6/2026).
Tim ini, yang dipimpin oleh Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, berperan menyebarluaskan kurikulum hingga pelosok Kukar.
Tuti bersama rekan-rekannya mengajarkan berbagai materi: penyusunan capaian pembelajaran, pembuatan modul ajar, asesmen, dan pelaporan hasil belajar.
Dalam bidang ini, dia pernah dipercaya bertugas di wilayah hulu Kukar seperti Kota Bangun, Muara Wis, dan Muara Muntai.
Dalam setiap kesempatan, ia dan timnya berupaya memastikan program-program pendidikan terbaru bisa segera diterima dan dipahami para guru.
Meski program pembelajaran mendalam dan coding belum dilaksanakan karena menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat, Tuti tetap bersedia menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat kualitas pendidikan di daerahnya.
Karena itu, sebagai perpanjangan tangan Disdikbud Kukar, dia mempunyai tugas untuk menyebarkan program-program pendidikan terbaru.
“Pokoknya ketika ada isu-isu pendidikan yang perlu didalami, itu biasanya nanti tim kombel itu secepatnya buat program,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












