Search

Kabut Asap Kukar Menebal, BPBD Jelaskan Pengaruh Operasi Modifikasi Cuaca

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal. (Kutai Raya)

BERITAALTERNATIF.COM – Kabut asap yang sempat menebal di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) disebut berkaitan dengan kondisi cuaca dan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Abdal mengatakan kabut asap terbentuk dari asap sisa sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kemudian berada dekat permukaan ketika kondisi atmosfer berubah.

Dia menjelaskan, pelaksanaan OMC dapat menghasilkan hujan di wilayah tertentu ketika terdapat awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

“Ya kabut asap ini kan memang dari beberapa lawasnya kejadian kebakaran, kebetulan kan ada operasi modifikasi cuaca. Jadi, kabut asap ini karena ada sedikit hujan buatan mengakibatkan dingin di atas, maka ini turun menjadi kabut,” kata Abdal kepada awak media Berita Alternatif pada Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sempat terasa dalam beberapa hari setelah pelaksanaan OMC. Pada Rabu dan Kamis, sejumlah wilayah Kukar juga mengalami hujan.

Ia mengatakan OMC bergantung pada keberadaan awan yang memiliki potensi untuk menghasilkan hujan. Karena itu, operasi tersebut tidak dapat dilakukan setiap saat.

“OMC ini tergantung awan potensi hujan. Kalau ada awannya bisa,” ujarnya.

Abdal juga menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC di suatu wilayah tidak selalu membuat hujan turun tepat di lokasi yang menjadi target. Kondisi tersebut dipengaruhi arah dan pergerakan angin.

Dia menyebut operasi yang dilakukan di wilayah Balikpapan misalnya, dapat memberikan dampak terhadap wilayah Kukar apabila kondisi angin membawa awan atau hasil operasi tersebut ke arah Kukar.

“OMC itu bisa saja jauh di wilayah. Misalkan OMC di wilayah Balikpapan, bisa saja Kukar yang kena karena tergantung arah angin,” jelasnya.

Ia menambahkan, wilayah yang sebelumnya diperkirakan akan mengalami hujan juga dapat mengalami perubahan kondisi karena pergerakan awan yang dipengaruhi angin.

Abdal mengatakan kondisi kabut di Kukar pada Jumat mulai berkurang dibandingkan dua hari sebelumnya.

Dia menduga kondisi tersebut berkaitan dengan tidak dilaksanakannya OMC pada hari tersebut.

“Hari ini rasanya tidak ada OMC. Maka kembali berkurang ini, matahari bisa tembus ke bawah lagi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

This error message is only visible to WordPress admins

Error 400: API key not valid. Please pass a valid API key..

Domain code: global
Reason code: badRequest

Error: No videos found.

Make sure this is a valid channel ID and that the channel has videos available on youtube.com.

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA