Search

Jelang Ramadhan 2026, Disperindag Kukar Siapkan Ratusan Lapak di Tangga Arung Square

Plt Kepala Disperindag Kutai Kartanegara, Sayyid Fathullah. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyiapkan ratusan lapak bagi pedagang takjil dalam rangka menyambut Ramadan 2026. Seluruh aktivitas Pasar Ramadan tahun ini akan dipusatkan di Tangga Arung Square.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayyid Fathullah, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

Untuk pertama kalinya, pelaksanaan Pasar Ramadan yang sebelumnya tersebar di beberapa titik seperti Masjid Agung dan lokasi lainnya, kini disatukan dalam satu kawasan strategis.

“Lokasinya strategis di tengah kota dan sudah dibuka untuk umum,” ujarnya saat ditemui awak media Berita Alternatif di Creative Park Tenggarong pada Kamis (12/2/2026).

Dia mengatakan, pemusatan ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam berbelanja kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan meramaikan Tangga Arung Square sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.

Dalam pelaksanaannya, pengelolaan Pasar Ramadan akan bekerja sama dengan pihak pengelola kawasan.

Stand yang disediakan berukuran 4×4 meter dan dikhususkan untuk pedagang takjil.

“Kurang lebih ada 200 pedagang yang akan berjualan selama satu bulan penuh. Itu khusus takjil untuk berbuka puasa. Tidak ada konveksi di luar; konveksi tetap di dalam. Yang di luar semuanya takjil,” jelasnya.

Fathullah menyebutkan bahwa antusiasme pelaku usaha sangat tinggi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pendaftaran lapak bahkan sudah penuh.

“Pelaku usaha kita sudah masuk semua. Kalau pun ada tambahan mungkin gelombang berikutnya,” katanya.

Jumlah lapak yang disiapkan diperkirakan sekitar 100 hingga 200 unit, menyesuaikan dengan kapasitas dan pengaturan teknis di lapangan.

Ia menyebut pedagang yang ingin bergabung diberikan ruang untuk berjualan bersama di Tangga Arung Square, namun pemerintah tidak melarang warga yang tetap ingin berjualan di lokasi lain.

Menariknya, Pasar Ramadan Tangga Arung Square juga diminati pedagang dari luar Tenggarong.

Beberapa pelaku usaha kuliner dari kecamatan seperti Kota Bangun dilaporkan ikut mendaftar untuk meramaikan pusat takjil tersebut.

Dengan pemusatan Pasar Ramadan ini, Disperindag Kukar berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin bergairah, pedagang mendapatkan ruang usaha yang tertata, dan masyarakat lebih mudah mengakses aneka kuliner berbuka puasa dalam satu lokasi yang nyaman dan strategis.

“Kita hanya memberikan ruang bagi yang ingin bergabung. Kalau ada yang tetap berjualan di rumah atau di tempat lain seperti biasa, itu tidak masalah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA