BERITAALTERNATIF.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar Diskusi dan Buka Puasa Bersama dalam rangka Milad ke-78 HMI di Terrace Café Tenggarong pada Kamis (20/3/2025) pukul 15.30 Wita.
Kegiatan yang bertajuk Milad Ke-78 Tahun HMI: Revitalisasi Peran Perkaderan HMI sebagai Pilar Kemajuan ini akan menghadirkan tiga orang narasumber yang merupakan alumni HMI.
Pertama, Koordinator Presidium MD KAHMI Kukar Sarkowi V. Zahry, alumni HMI yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kaltim.
Dia akan membahas tantangan HMI dalam meningkatkan kualitas pengaderan dan merespons permasalahan kompleks di daerah.
Kedua, akademisi Kukar yang juga mantan Ketua Umum HMI Cabang Kukar, Haidir.
Ia akan menyampaikan terkait upaya kader HMI dalam memperbaiki sistem pengaderannya agar siap menjadi pilar penopang kemajuan daerah.
Ketiga, HMI Cabang Kukar juga mengundang alumni sekaligus dekan FAI Unikarta Haji Mubarak, yang akan membahas seputar sejarah HMI serta dinamika keislaman dan keilmuan kader di kampus.
Ketua Umum HMI Cabang Kukar Zulhansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan pengaderan HMI sesuai dengan pedoman dan marwah organisasi.
“Hakikatnya seluruh aktivitas HMI merupakan proses pembinaan terhadap kader HMI agar setiap individu kader memiliki kualitas insan cita,” ucapnya kepada awak media Berita Alternatif pada Rabu (19/3/2025).
Kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari kader HMI Cabang Kukar, Korps HMI-Wati, MD KAHMI Kukar, Forhati Kukar, serta keluarga besar HMI.
Selain menjadi ajang silaturahmi antara kader aktif dan alumni, Zulhan menyebut kegiatan ini akan dirangkai dengan doa bersama untuk kebaikan keluarga besar HMI di masa depan.
Dia menginginkan diskusi ini menjadi sumber inspirasi perbaikan pola pengaderan HMI agar bisa lebih baik dari sebelumnya sehingga sesuai dengan nilai-nilai yang menjadi landasan organisasi mahasiswa Islam tersebut.
Selain itu, forum diskusi ini diharapkannya menjadi momentum untuk memperkuat kembali koordinasi dan kerja sama yang terjalin antar-para kader dan alumni.

Dialog bersama para alumni ini juga diharapakannya bisa menjadi suntikan positif bagi HMI di masa depan, khususnya dalam mencetak kader-kader berkualitas yang mampu berperan serta menjadi solusi dalam menjawab tantangan dan masalah yang dihadapi daerah.
“Harapan besar untuk diskusi ini adalah untuk pengaderan yang kembali sesuai dengan pedomannya; sesuai dengan marwahnya, yaitu kembali pada tujuan HMI,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin












