BERITAALTERNATIF.COM – Pelantikan Pengurus Pemuda Persatuan Ummat Islam (PUI) Provinsi DKI Jakarta diharapkan menjadi momentum memperkuat peran generasi muda sebagai lokomotif persatuan, penggerak pemberdayaan masyarakat, serta mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan masa depan Jakarta menuju kota global dan lima abad Jakarta pada 2027.
Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PUI, H. Nur Ihsan Zaidi, menekankan pentingnya kepemimpinan Pemuda PUI yang mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Muhamad Adam selaku Ketua Pemuda PUI Provinsi DKI Jakarta diharapkan mampu mengonsolidasikan potensi kader dan mengembangkan program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemuda PUI, menurut arah pemikiran yang dikembangkan dalam pernyataan ini, perlu hadir sebagai organisasi yang religius, inklusif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perkotaan.
“Pemuda PUI harus menjadi lokomotif persatuan dan mitra strategis pembangunan. Kader-kader muda perlu mengambil peran dalam pendidikan, pemberdayaan ekonomi, literasi digital, kepedulian lingkungan, serta penguatan kerukunan sosial,” demikian rumusan pernyataan yang diusulkan untuk dikonfirmasi kepada H. Nur Ihsan Zaidi.
Membangun Kolaborasi untuk Jakarta
H. Nur Ihsan Zaidi menegaskan pentingnya membangun hubungan yang konstruktif antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah. Kolaborasi perlu diarahkan pada program yang memiliki sasaran jelas, berkelanjutan, dan dapat diukur manfaatnya.
Di bawah kepemimpinan Muhamad Adam, Pemuda PUI DKI Jakarta diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pemerintah kota administrasi, organisasi kepemudaan lintas organisasi, perguruan tinggi, dan komunitas masyarakat.
Bidang kerja sama dapat mencakup pelatihan kepemimpinan, pengembangan kewirausahaan muda, peningkatan keterampilan digital, kegiatan sosial, serta program kebangsaan dan moderasi beragama.
Menyiapkan Generasi Muda Menuju Lima Abad Jakarta
Momentum lima abad Jakarta pada 2027 dapat menjadi pendorong bagi Pemuda PUI untuk mengembangkan gerakan pengabdian masyarakat yang lebih terarah.
Generasi muda perlu dipersiapkan agar memiliki kompetensi, integritas, daya saing, dan kepedulian sosial. Jakarta sebagai kota global harus berkembang menjadi kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak.
Karena itu, keberhasilan kepengurusan Pemuda PUI tidak cukup diukur dari kegiatan seremonial, melainkan dari kemampuan membangun kader berkualitas, memperluas kemitraan, serta menghadirkan program yang dirasakan manfaatnya oleh warga.
H. Nur Ihsan Zaidi berharap Muhamad Adam bersama seluruh jajaran pengurus dapat menjadikan pelantikan ini sebagai awal gerakan kolaboratif yang memperkuat persatuan, mendorong kemajuan generasi muda, dan berkontribusi bagi pembangunan Jakarta. (*)
Editor: Ufqil Mubin











