Search

Dispar Kukar Perkuat Promosi Pariwisata Daerah

Kabid Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Ivan Akhmad. (Berita Alternatif/Ulwan Murtadho)

BERITAALTERNATIF.COM — Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat strategi promosi sektor pariwisata dengan menitikberatkan pada digitalisasi serta kolaborasi dengan pelaku UMKM dan pengelola destinasi wisata.

Kabid Pemasaran Wisata Dispar Kukar, Ivan Akhmad, menjelaskan bahwa peran utama bidangnya adalah mempromosikan seluruh potensi wisata, termasuk UMKM yang berada di sekitar destinasi.

Ivan menegaskan bahwa pihaknya siap memasarkan berbagai potensi tersebut selama sudah dalam kondisi siap untuk ditawarkan kepada publik.

“Artinya, kami ini sudah siap jual, itulah yang kami promosikan,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Kamis (2/4/2026).

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja melakukan rapat evaluasi bersama tim media sosial dan penyebaran informasi untuk memantau efektivitas konten promosi yang telah dipublikasikan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi promosi di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dihadapi Dispar Kukar.

Menurutnya, keterbatasan anggaran, termasuk untuk operasional seperti transportasi, mendorong Dispar Kukar untuk lebih fokus pada promosi berbasis digital.

Ia menilai pendekatan ini lebih efektif karena mampu menjangkau masyarakat secara cepat dan luas.

“Karena dari survei juga, promosi lewat media digital itu lebih efektif dan lebih cepat sampainya,” jelasnya.

Ivan menyebut bahwa penggunaan platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook menjadi sarana utama dalam menyebarluaskan informasi pariwisata.

Hal ini didukung oleh kebiasaan masyarakat yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui perangkat digital.

Dalam upaya memperluas jangkauan promosi, Dispar juga merancang kolaborasi dengan tim media sosial di setiap Destinasi Tujuan Wisata (DWT) di Kukar.

Kolaborasi tersebut akan difasilitasi melalui grup komunikasi khusus untuk memperkuat sinergi publikasi konten.

“Nanti kita akan buat grup WhatsApp khusus untuk tim media sosial di DTW. Jadi, setiap ada konten promosi yang mereka publis, juga akan kami bantu publis di media kami. Jadi, saling collab supaya jangkauannya lebih luas,” katanya.

Selain promosi digital, Dispar Kukar tetap melakukan promosi melalui media luar ruang seperti baliho di beberapa wilayah, meskipun penguatan utama tetap difokuskan pada media digital sebagai strategi jangka panjang.

Di sisi lain, Dispar Kukar mulai memprioritaskan promosi kegiatan budaya daerah, khususnya Erau, yang akan digelar dalam waktu dekat.

Ivan menyebut bahwa Erau tahun ini sudah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata, sehingga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisata. “Jadi bersanding dengan 125 event besar di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari promosi tersebut, Dispar akan menggelar kegiatan Road to Erau di sejumlah kota di Kalimantan Timur, seperti Balikpapan, Samarinda, dan Bontang.

Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk talk show dan promosi langsung dengan menghadirkan budaya Kutai kepada masyarakat.

“Kita bawa budaya dari sini, supaya nanti saat Erau dilaksanakan mereka datang berkunjung,” jelasnya.

Melalui strategi digitalisasi dan penguatan promosi kegiatan budaya tersebut, Dispar Kukar berharap mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem pariwisata daerah. (*)

Penulis: Ulwan Murtadho
Editor: Ufqil Mubin

Bagikan

Kunjungi Berita Alternatif di :

BACA JUGA

POPULER BULAN INI
INDEKS BERITA