Berita Utama

Empat Petahana di Kecamatan Loa Kulu Kalah dalam Pilkades 2022

BERITAALTERNATIF.COM – Empat petahana yang kembali meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kukar 2022 di Kecamatan Loa Kulu kalah dengan para pendatang baru.

Di Desa Jonggon, Sahrul yang merupakan petahana hanya meraup 328 suara. Ia dikalahkan oleh Jumari yang berhasil menghimpun 780 suara.

Kemudian di Desa Jembayan Dalam, Yunus yang juga berstatus sebagai petahana mendapatkan 453 suara. Terpaut 47 suara dengan Rusmiadi yang berhasil mengantongi 500 Suara.

Di Desa Jembayan Tengah, Rahimin, yang juga petahana, dikalahkan oleh Masnur, yang berhasil mendapatkan 560 suara. Rahimin hanya mampu menghimpun 288 suara.

Rusdin, petahana dalam Pilkades 2022 di Desa Sungai Payang, dikalahkan oleh Arbaen yang mendapatkan 848 suara. Sementara petahana hanya mengantongi 441 suara.

Sedangkan di Desa Margahayu, Rusdi, yang juga berstatus sebagai petahana, kembali memenangkan Pilkades 2022. Ia berhasil meraup 1.131 suara. Lawannya, Wahyu Kutnianto, hanya mendapatkan 783 suara.

Berikut hasil lengkap Pilkades 2022 di Kecamatan Loa Kulu yang kami himpun dari berbagai sumber:

Desa Jonggon

  1. Sugeng: 85 Suara
  2. Jumari: 780 Suara
  3. Sadiansyah: 359 Suara
  4. Sahrul: 328 Suara
  5. Sukardi: 185

Desa Jembayan Dalam

  1. Yunus: 453 Suara
  2. Rusmiadi: 500 Suara
  3. Ismail: 9 Suara

Desa Jembayan Tengah

  1. Sukriyanto: 34 Suara
  2. Bahnur Efendi: 103 Suara
  3. M. Ali Sadikin: 18 Suara
  4. Rahimin: 288 Suara
  5. Masnur: 560 Suara

Desa Sungai Payang

  1. Supoyo: 25 suara
  2. Arbaen: 848 suara
  3. Yosep. S: 309 suara
  4. Rusdin: 441 suara

Desa Margahayu

  1. Wahyu Kutnianto: 783 suara
  2. Rusdi: 1.131 suara

Desa Jembayan

  1. Setiono: 765 suara
  2. Erwin: 1.307 suara
  3. Ahmad Antoni: 448 suara
  4. Wahidah Juniarti: 287 suara
  5. H.M Juari: 715 suara

Seorang warga di Desa Sungai Payang, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku terkejut dengan hasil Pilkades 2022 di desa tersebut.

Pasalnya, ia menilai kinerja petahana, Rusdin, cukup mentereng dalam membangun Desa Sungai Payang. “Saya sangat kaget. Tapi, kita terima saja. Mungkin ini yang terbaik,” katanya. (um)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top